AKHIR PEKANBeritaFAMILYMETROPOLIS

Sering Merasa Mandiri dan Punya Prisip Kuat? Bisa Jadi Ini Hasil Didikan Ibu Anda

KALTENG.CO-Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa Anda memiliki ketangguhan mental yang berbeda dibandingkan orang lain? Dalam psikologi perkembangan, pengaruh figur ibu bukan sekadar pengasuh, melainkan arsitek pertama dari kepribadian seorang anak.

Mulai dari teori keterikatan (attachment theory) milik John Bowlby yang menekankan pentingnya rasa aman, hingga konsep self-efficacy dari Albert Bandura tentang keyakinan diri, semuanya bermuara pada satu titik: Ibu adalah sekolah pertama bagi emosi dan mental kita.

Jika Anda dibesarkan oleh ibu yang kuat—sosok yang tangguh secara emosional, mental, dan moral—berikut adalah delapan tanda psikologis yang kemungkinan besar melekat pada diri Anda hingga dewasa, sebagaimana dilansir dari Expert Editor.

1. Memiliki Kemandirian yang Tinggi

Anak yang dibesarkan oleh ibu tangguh biasanya diajarkan untuk tidak bergantung sepenuhnya pada orang lain. Anda belajar bahwa solusi sering kali ada di tangan Anda sendiri. Secara psikologis, ini membentuk internal locus of control, di mana Anda percaya bahwa Anda adalah pemegang kendali atas hidup Anda sendiri.

2. Memahami Arti Empati dan Batasan

Ibu yang kuat tahu kapan harus memeluk dan kapan harus bersikap tegas. Dari beliau, Anda belajar bahwa empati bukan berarti membiarkan diri diinjak-injak. Anda tumbuh menjadi pribadi yang peduli pada orang lain, namun tetap memiliki batasan (boundaries) yang sehat untuk melindungi kesejahteraan mental Anda.

3. Tidak Takut Menunjukkan Kerentanan

Kekuatan sejati bukanlah tentang menjadi robot tanpa emosi. Ibu yang kuat sering kali menunjukkan bahwa menangis atau mengakui kegagalan adalah bagian dari proses bangkit. Hal ini membuat Anda dewasa dengan pemahaman bahwa menjadi rentan (vulnerable) adalah bentuk keberanian, bukan kelemahan.

4. Memiliki Standar Moral yang Kokoh

Ibu yang kuat biasanya memiliki integritas yang tinggi. Beliau menunjukkan cara berdiri tegak di atas prinsip meskipun arus sekitar sangat deras. Hasilnya? Anda menjadi orang dewasa yang sulit berkompromi dengan hal-hal yang bertentangan dengan hati nurani Anda.

5. Menghargai Pentingnya Pendidikan dan Pengetahuan

Bagi ibu yang kuat, pengetahuan adalah senjata. Beliau mungkin terus mendorong Anda untuk belajar, baik secara formal maupun informal. Ini menciptakan dorongan dalam diri Anda untuk terus berkembang dan tidak pernah merasa puas dengan kapasitas otak yang sekarang.

6. Berani Mengambil Risiko yang Terukur

Karena Anda melihat ibu Anda menghadapi badai kehidupan dengan kepala tegak, rasa takut akan kegagalan dalam diri Anda cenderung berkurang. Anda melihat kegagalan sebagai data untuk perbaikan, bukan sebagai akhir dari segalanya.

7. Memiliki Kepercayaan Diri yang Realistis

Ibu yang kuat tidak memberikan pujian kosong. Beliau memuji usaha Anda, bukan sekadar hasil. Ini membentuk self-efficacy (keyakinan akan kemampuan diri) yang realistis. Anda tahu kemampuan Anda, namun Anda juga tahu di mana titik yang perlu diperbaiki.

8. Memahami Bahwa Kebahagiaan Adalah Tanggung Jawab Pribadi

Mungkin pelajaran terbesar dari seorang ibu yang kuat adalah pengamatan bahwa beliau tetap bisa mencari cara untuk bahagia meskipun dalam kondisi sulit. Anda tumbuh tanpa merasa perlu “diselamatkan” oleh orang lain karena Anda tahu kebahagiaan Anda dimulai dari diri sendiri.

Mengapa Ini Penting?

Memahami latar belakang pengasuhan membantu kita menyadari kekuatan yang kita miliki hari ini. Jika Anda menemukan tanda-tanda di atas dalam diri Anda, itu adalah “warisan tak terlihat” yang jauh lebih berharga daripada materi.

“Kekuatan seorang ibu bukan hanya tercermin dari apa yang dia capai, tapi dari apa yang dia ajarkan kepada anaknya untuk bisa dicapai.” (*/tur)

KADIN KALTENG
https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co

Related Articles

Back to top button