BeritaHIBURANMETROPOLIS

Guncang Industri Musik Jepang! Produser XG Simon Jakobs Ditangkap Terkait Kasus Narkoba

KALTENG.CO-Industri hiburan internasional kembali diguncang kabar mengejutkan. Simon Jakobs, sosok kunci di balik kesuksesan girl group global XG, dilaporkan telah ditangkap oleh pihak kepolisian Jepang atas dugaan kepemilikan narkotika.

Kabar ini bak petir di siang bolong bagi para penggemar, mengingat XG sedang berada di puncak popularitas dan tengah menjalani rangkaian tur internasional mereka.

Kronologi Penangkapan di Nagoya

Berdasarkan laporan media lokal Jepang, penangkapan terjadi pada 23 Februari 2026. Jakobs diamankan oleh aparat di sebuah hotel di kawasan Nagoya. Berikut adalah beberapa poin penting terkait penggerebekan tersebut:

  • Lokasi & Waktu: Sebuah hotel di Nagoya, Senin, 23 Februari 2026.

  • Barang Bukti: Polisi menemukan zat terlarang berupa kokain dan mariyuana di dalam kamar hotel.

  • Rekan Terlibat: Saat ditangkap, Jakobs tidak sendirian. Ia diamankan bersama tiga orang lainnya yang berada di lokasi yang sama.

Pihak berwenang saat ini masih menahan Jakobs untuk penyelidikan lebih mendalam guna mengungkap sumber narkoba tersebut serta memastikan peran masing-masing individu yang berada di lokasi kejadian.

Keberadaan Jakobs di Jepang

Penangkapan ini terasa ironis karena Jakobs berada di Jepang dalam rangka agenda resmi. Sebagai eksekutif produser, ia hadir untuk mendampingi dan mengawasi jalannya konser XG yang merupakan bagian dari tur dunia grup tersebut.

Kejadian ini memicu kekhawatiran besar di kalangan ALPHAZ (sebutan fans XG) mengenai kelangsungan tur dan manajemen grup di masa depan, mengingat peran Simon yang sangat sentral dalam menentukan konsep dan arah musik XG.

Profil Singkat Simon Jakobs: Dari Idol Menjadi Produser Visioner

Sebelum dikenal sebagai “arsitek” di balik XG, Simon Jakobs memiliki rekam jejak panjang di industri K-Pop:

  1. Mantan Idol: Ia memulai kariernya sebagai anggota boy group Dalmatian (kemudian berganti nama menjadi DMTN) yang debut pada tahun 2012.

  2. Transisi Karier: Setelah grupnya bubar setahun kemudian, ia beralih ke balik layar sebagai produser musik.

  3. Mendirikan XGLAX: Ia mendirikan label XGLAX dan berhasil mendebutkan XG pada tahun 2022 dengan konsep unik “Global Group” yang menembus pasar internasional.

Respons Resmi Pihak XGLAX

Menanggapi pemberitaan yang simpang siur, perwakilan dari XGLAX akhirnya memberikan pernyataan singkat. Mereka mengonfirmasi bahwa pihak manajemen tengah melakukan verifikasi internal.

“Kami saat ini sedang memeriksa situasi dan fakta-fakta terkait laporan penangkapan Simon Jakobs. Proses klarifikasi sedang berlangsung, dan kami akan memberikan pernyataan lebih lanjut setelah mendapatkan informasi yang akurat,” ujar perwakilan label melansir dari News Nate.

Dampak Terhadap Industri Hiburan

Kasus narkoba di Jepang dikenal memiliki konsekuensi hukum dan sosial yang sangat berat. Jika terbukti bersalah, hal ini tidak hanya mengancam karier pribadi Jakobs, tetapi juga citra label dan grup yang dinaunginya.

Hingga saat ini, belum ada informasi apakah jadwal tur XG akan mengalami perubahan atau pembatalan akibat skandal yang menjerat sang produser. (*/tur)

KADIN KALTENG
https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co

Related Articles

Back to top button