BeritaHukum Dan KriminalNASIONAL

BGN Pecat Kepala SPPG Lampung Timur Terkait Dugaan Pencabulan Anak

KALTENG.CO-Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah drastis dan tegas merespons dugaan kasus asusila yang melibatkan salah satu oknum pejabat daerahnya.

Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tanjung Kesuma, Kabupaten Lampung Timur, resmi diberhentikan dari jabatannya setelah diduga terlibat dalam kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur.

Keputusan ini diambil sebagai bentuk komitmen lembaga dalam menjaga integritas program pemerintah, sekaligus memastikan bahwa oknum yang mencoreng nilai kemanusiaan tidak lagi memiliki tempat dalam struktur pelayanan publik.

Tindakan Cepat Berbasis Laporan Resmi

Langkah pemecatan ini dilakukan sesaat setelah BGN menerima laporan valid mengenai kasus tersebut. Pihak BGN juga telah mengonfirmasi bahwa yang bersangkutan saat ini sudah diamankan oleh aparat kepolisian untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, menyatakan bahwa lembaga tidak memberikan ruang sedikit pun bagi pelaku kejahatan, terutama yang menyasar kelompok rentan seperti anak-anak.

“Begitu kami menerima laporan dan memastikan bahwa pelaku telah diamankan oleh kepolisian, BGN langsung memutuskan untuk memberhentikan yang bersangkutan dari jabatannya sebagai Kepala SPPG,” tegas Nanik di Jakarta, Jumat (6/3/2026).

Menjaga Integritas Pelayanan Publik

Kasus ini dinilai sangat kontradiktif dengan misi besar BGN dalam meningkatkan kualitas hidup dan gizi masyarakat. BGN menegaskan bahwa setiap individu yang terlibat dalam program nasional harus memiliki standar moralitas yang tinggi.

Beberapa poin utama sikap tegas BGN meliputi:

  • Pemberhentian Permanen: Langkah administratif paling berat langsung dijatuhkan kepada oknum terkait.

  • Dukungan Hukum Penuh: BGN menyerahkan seluruh proses hukum kepada kepolisian agar berjalan transparan dan memberikan keadilan bagi korban.

  • Zero Tolerance: Tidak ada toleransi bagi kekerasan atau kejahatan terhadap anak dalam bentuk apa pun.

Evaluasi Internal dan Pengawasan SDM

Kejadian di Lampung Timur ini menjadi alarm bagi BGN untuk memperketat sistem internal. Nanik Sudaryati Deyang mengungkapkan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme seleksi dan pengawasan sumber daya manusia (SDM) di seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di Indonesia.

“Kejadian ini menjadi momentum evaluasi bagi kami untuk memperkuat proses seleksi, pembinaan, serta pengawasan terhadap seluruh pelaksana program di lapangan agar standar integritas, moralitas, dan profesionalisme tetap terjaga,” tambahnya.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Tetap Berjalan

Meskipun terjadi guncangan di level kepemimpinan lokal, BGN memastikan bahwa pelayanan kepada masyarakat tidak akan terganggu. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Lampung Timur dipastikan tetap beroperasi normal.

BGN telah bergerak cepat dengan menunjuk pejabat pengganti untuk mengisi kekosongan posisi Kepala SPPG Tanjung Kesuma. Hal ini dilakukan agar distribusi gizi bagi anak-anak di daerah tersebut tetap tersalurkan secara maksimal tanpa kendala administratif.

Tindakan tegas BGN merupakan pesan kuat bahwa instansi pemerintah tidak akan melindungi oknum yang melanggar hukum. Dengan transparansi dan langkah evaluatif yang diambil, diharapkan kepercayaan masyarakat terhadap program pemenuhan gizi nasional tetap terjaga. (*/tur)

https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co

Related Articles

Back to top button