Terungkap di Bareskrim! Wardatina Mawa Akui ‘Jijik’ Lihat Rekaman CCTV Inara Rusli dan Insanul Fahmi

KALTENG.CO-Kasus dugaan ilegal akses yang menyeret nama influencer Wardatina Mawa memasuki babak baru yang emosional.
Saat menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Bareskrim Polri, Mawa terpaksa harus kembali berhadapan dengan kenyataan pahit: melihat rekaman kamera CCTV yang memperlihatkan hubungan intim antara suaminya, Insanul Fahmi, dengan Inara Rusli.
Momen tersebut menjadi pukulan berat bagi Mawa, yang mengaku sebenarnya sudah berusaha keras menghapus memori kelam tersebut dari ingatannya.
Pemeriksaan 6 Jam yang Penuh Emosi
Selama kurang lebih enam jam diperiksa oleh penyidik, Mawa mengaku emosinya terkuras habis. Penunjukan bukti rekaman CCTV oleh pihak kepolisian menjadi pemicu (trigger) rasa sakit hati yang selama ini ia coba sembuhkan.
“Saya ke-trigger lagi setelah melihat video itu. Atas semua yang kalian lakukan, tindakan perzinaan yang kalian lakukan sangat menjijikkan yang saya lihat,” ungkap Wardatina Mawa dengan nada bergetar usai pemeriksaan.
Kekhawatiran Terbesar: Dampak Psikologis Anak
Di balik kemarahan dan rasa jijik yang ia rasakan, terselip kekhawatiran mendalam sebagai seorang ibu. Mawa sangat berharap agar rekaman asusila tersebut tidak bocor atau beredar luas di media sosial. Ia ingin melindungi buah hatinya dari jejak digital yang menyakitkan.
“Cukup saya saja yang sakit, cukup saya yang hancur, jangan sampai anak saya tahu juga,” harapnya pilu.
Pesan Menohok untuk Insanul Fahmi dan Inara Rusli
Tidak lagi ingin berbelit-belit, Wardatina Mawa secara terbuka meminta pihak Insanul Fahmi dan Inara Rusli untuk segera mengakui perbuatan mereka. Menurutnya, kejujuran adalah langkah awal untuk memperbaiki diri.
Alasan Mawa Meminta Keduanya Mengaku:
Fakta Tak Terbantahkan: Adanya rekaman CCTV yang jelas memperlihatkan kejadian tersebut.
Efisiensi Hukum: Mempermudah proses penyelidikan kasus ilegal akses.
Jalan Kebaikan: Memungkinkan para pihak untuk bertobat dan memulai hidup baru dengan lebih jujur.
Tegas Menolak Rujuk: “Saya Tidak Mau Bekas”
Bagi Mawa, pengkhianatan ini adalah titik akhir dari hubungan rumah tangganya. Ia secara tegas menyatakan tidak akan pernah kembali ke pelukan Insanul Fahmi. Selain faktor sakit hati, ia juga mempertimbangkan risiko kesehatan serius seperti penyakit menular seksual.
“Saya sudah ikhlas. Kalau dia (Inara Rusli) mau, silakan ambil saja. Saya tidak mau yang bekas-bekas,” tegas Mawa menutup pembicaraan.
Kasus ini bukan sekadar masalah hukum ilegal akses, melainkan drama keretakan rumah tangga yang dipicu oleh perselingkuhan yang tertangkap kamera.
Kini publik menanti bagaimana kelanjutan proses hukum di Bareskrim Polri terkait bukti-bukti yang telah diperlihatkan. (*/tur)




