Review Drama Korea ‘Priest’: Kolaborasi Epik Pastor Eksorsis dan Dokter Medis Melawan Roh Jahat

KALTENG.CO-Setiap manusia membawa memori masa kecil yang membentuk sistem kepercayaan mereka di masa depan. Ada yang tumbuh dengan iman yang kuat meski diterjang badai, namun ada pula yang kehilangan arah akibat trauma mendalam.
Kontradiksi iman, trauma, dan logika medis inilah yang menjadi napas utama dalam drama Korea bertajuk ‘Priest’ (2018-2019).
Drama ini bukan sekadar horor religi biasa, melainkan sebuah perjalanan aksi-supranatural yang mempertemukan dunia spiritual dengan realitas ruang IGD.
Sinopsis: Luka Masa Lalu dan Panggilan Iman
Cerita berpusat pada Oh Soo-min (Yeon Woo-jin), seorang pastor Katolik muda yang memiliki masa lalu kelam. Saat kecil, ia harus menyaksikan ibunya tewas mengenaskan akibat kerasukan roh jahat. Tragedi tersebut diperburuk oleh sikap ayahnya yang skeptis dan menolak bantuan eksorsisme (pengusiran setan), yang akhirnya menjadi ajal bagi sang ibu.
Pasca kejadian itu, Soo-min dibesarkan oleh Pastor Moon Ki-seon (Park Yong-woo), pendiri Regia 634—sebuah kelompok eksorsis rahasia yang belum diakui secara resmi oleh Vatikan. Di bawah bimbingan Pastor Ki-seon, Soo-min tumbuh menjadi seorang eksorsis yang bertekad melawan kekuatan gelap agar tragedi ibunya tidak terulang pada orang lain.
Pertemuan Logika Medis dan Fenomena Supranatural
Di sisi lain, kita diperkenalkan dengan Han Eun-ho (Jeong Yu-mi), seorang dokter tangguh di IGD Rumah Sakit Katolik Selatan. Berbeda dengan Soo-min, Eun-ho adalah seorang ateis. Kepercayaannya runtuh setelah ia menyaksikan kedua orang tuanya tewas dalam kecelakaan di depan matanya sendiri.
Kehidupan Eun-ho yang serba logis mulai terusik saat ia menangani seorang pasien anak bernama Woojoo (Park Min-su). Kasus ini menjadi titik balik karena rentetan kejadian di luar nalar:
Keajaiban Medis: Jantung Woojoo yang sempat berhenti total akibat pendarahan hebat tiba-tiba berdetak kembali secara misterius.
Kekuatan Tak Wajar: Meski terluka parah, Woojoo mampu melarikan diri dengan kecepatan yang tidak masuk akal menuju parkiran bawah tanah.
Misteri Klinik Psikologi: Terungkap bahwa Woojoo sebelumnya terluka dalam insiden di klinik milik mantan pastor, Jeong Ignatius, yang mencoba membela diri dari gangguan roh jahat di dalam diri anak tersebut.
Sinergi Eksorsisme dan Prosedur Rumah Sakit
Salah satu keunikan drama Priest adalah penggambaran prosedur yang ketat. Sebelum seorang pastor melakukan eksorsisme, korban harus melalui pemeriksaan medis terlebih dahulu. Jika dokter menilai ada kejanggalan yang tidak bisa dijelaskan secara sains, barulah pihak gereja diizinkan turun tangan.
Konflik semakin memanas ketika ibu Woojoo, yang berasal dari keluarga politisi, mencoba menutupi kondisi anaknya dari pihak rumah sakit.
Di sinilah tugas Pastor Ki-seon dan Soo-min dimulai, bekerja sama dengan Dokter Eunho untuk menyelamatkan Woojoo dari cengkeraman roh jahat yang mulai berani menampakkan diri kepada orang awam.
Rating dan Kualitas Produksi
Bagi Anda pecinta genre thriller dan aksi, Priest menawarkan kualitas cerita yang solid dengan perolehan skor yang cukup tinggi di berbagai platform:
AsianWiki: 92
MyDramaList: 7.9/10
IMDb: 7.1/10
Informasi Singkat Drama ‘Priest’
Mengapa Anda Harus Menonton ‘Priest’?
Meskipun mengusung tema horor agamis, Priest berhasil menyeimbangkan kengerian supranatural dengan sisi medis yang realistis melalui karakter dokter Eunho. Drama ini tidak hanya menjual jump scare, tetapi juga pendalaman karakter mengenai bagaimana trauma membentuk identitas seseorang.
Ini adalah tontonan wajib bagi Anda yang menyukai cerita petualangan melawan setan namun tetap menginginkan plot yang cerdas dan penuh aksi. (*/tur)



