Geram Proyek Cat Biru Jalan di Palangka Raya Luntur! Gubernur Agustiar: Bisa Saya Mutasi Pejabatnya ke Papua

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Proyek pengecatan jalan berwarna biru di sejumlah ruas Kota Palangka Raya terus menuai sorotan publik. Selain dinilai menelan anggaran besar di tengah kebijakan efisiensi, proyek tersebut juga diprotes lantaran cat yang baru dikerjakan disebut sudah mulai memudar bahkan luntur terkena air.
Proyek itu mendapat perhatian langsung dari Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran. Pemerintah Provinsi Kalteng melalui Inspektorat disebut telah turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan terhadap kualitas pengerjaan proyek yang dilaksanakan Dinas PUPR Kalteng tersebut.
Hal itu disampaikan Agustiar saat menghadiri kegiatan Gerakan Pangan Murah di kawasan Bundaran Besar Palangka Raya, Senin (18/5/2026).
Menurut Agustiar, proyek pengecatan jalan tersebut memang tengah menjadi perhatian karena hasil pengerjaan di lapangan dinilai belum maksimal meski proyek baru berjalan dalam waktu singkat.
“Memang sekarang ini sedang menjadi sorotan karena cat biru itu sudah mulai memudar padahal proyeknya baru dimulai,” ujar Agustiar.
Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah akan menindaklanjuti persoalan tersebut sesuai ketentuan yang berlaku setelah hasil pemeriksaan lapangan selesai dilakukan.
“Kami akan tindak lanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.
Tak hanya itu, Agustiar juga meminta masyarakat ikut mengawasi jalannya proyek pengecatan jalan tersebut agar pelaksanaannya berjalan sesuai kualitas yang diharapkan.
“Masyarakat juga silakan ikut mengawasi supaya pengerjaannya benar-benar sesuai,” tegasnya.
Ia juga tak menutup kemungkinan akan mengambil langkah tegas terhadap pejabat terkait apabila ditemukan adanya persoalan dalam pelaksanaan proyek tersebut.
“Nanti kita lihat apakah kebijakannya dihentikan atau yang bersangkutan bisa saya mutasi pindahkan ke Papua,” tandasnya.
Sementara itu, Kadis PUPR Juni Gultom belum memberikan keterangan apapun saat awak media mencoba menghubunginya. (oiq)



