Acem Akwei Kalteng! Sambutan Adat Hangat Iringi Kedatangan Kontingen Pesparawi Nasional XIV di Manokwari

MANOKWARI, Kalteng.co – Sapaan khas Papua Barat, “Acem Akwei” yang berarti selamat datang, mengawali langkah Kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Provinsi Kalimantan Tengah saat tiba di Bandara Rendani, Manokwari, Minggu (21/6/2026). Sambutan adat yang berlangsung penuh kehangatan dan nuansa persaudaraan itu menjadi penanda dimulainya perjuangan kontingen Kalteng pada ajang nasional bergengsi tersebut.
Rombongan besar Kontingen Pesparawi Kalimantan Tengah disambut langsung oleh panitia pelaksana bersama perwakilan Pemerintah Provinsi Papua Barat. Dalam prosesi penyambutan, panitia menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh rombongan yang hadir. ”Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Barat, kami mengucapkan Acem Akwei, selamat datang di Manokwari, Bumi Kasuari,” ujar salah seorang perwakilan panitia penyambutan.
Prosesi penyambutan berlangsung khidmat dengan balutan adat khas Papua Barat. Sebagai simbol penghormatan dan persaudaraan, perwakilan kontingen Kalimantan Tengah menerima pengalungan noken, mahkota adat, serta selendang khas Manokwari. Kehormatan tersebut diterima oleh Wakil Bupati Kapuas, Dodo, yang hadir bersama istri, Hertitati Dodo, mewakili Kontingen Kalteng. Kontingen Kalimantan Tengah dipimpin langsung oleh Ketua Umum Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kalimantan Tengah, Guntur Talajan, yang turut mendampingi seluruh peserta, pelatih, official, dan pendamping selama mengikuti rangkaian kegiatan Pesparawi Nasional XIV.
Usai prosesi penyambutan, Guntur Talajan menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada panitia serta Pemerintah Provinsi Papua Barat atas sambutan hangat yang diberikan kepada Kontingen Kalimantan Tengah. ”Kami mengucapkan terima kasih atas penyambutan yang begitu hangat dan penuh persaudaraan. Semoga semangat kebersamaan ini menjadi motivasi bagi seluruh peserta untuk memberikan penampilan terbaik. Kalteng Berkah, Kalteng Juara menjadi harapan kita bersama pada Pesparawi Nasional XIV ini,” ujar Guntur.
Sementara itu, Wakil Bupati Kapuas, Dodo, juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta, pelatih, dan official agar tetap menjaga semangat, kekompakan, serta percaya diri dalam menghadapi setiap cabang lomba yang akan diikuti. ”Semangat dan spirit merupakan modal utama dalam menghadapi ajang sebesar Pesparawi Nasional. Saya berharap seluruh kontingen tetap kompak, menjaga kesehatan, serta menampilkan kemampuan terbaik untuk mengharumkan nama Kalimantan Tengah di tingkat nasional,” pesannya.
Pesparawi Nasional XIV berlangsung di Manokwari, Papua Barat, pada 18–28 Juni 2026 dan diikuti kontingen dari berbagai provinsi di Indonesia. Kehadiran Kontingen Kalimantan Tengah tidak hanya membawa misi meraih prestasi, tetapi juga mempererat tali persaudaraan antardaerah melalui pujian, pelayanan, dan kebersamaan dalam iman. Dengan semangat “Kalteng Berkah, Kalteng Juara”, seluruh kontingen optimistis mampu memberikan penampilan terbaik serta mengharumkan nama Provinsi Kalimantan Tengah di panggung nasional. (pra)



