Sikapi Isu LGBTQ, Anggota DPRD Palangka Raya Hasan Busyairi Tekankan Edukasi Masyarakat

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Hasan Busyairi, menegaskan bahwa penguatan pendidikan karakter dan edukasi kepada masyarakat merupakan langkah paling efektif dalam menyikapi berkembangnya isu lesbian, gay, biseksual, transgender, dan queer/questioning (LGBTQ).
Menurutnya, masyarakat, terutama generasi muda, perlu dibekali pemahaman yang kuat mengenai nilai-nilai sosial, budaya, serta etika yang berlaku di lingkungan masyarakat agar mampu menyaring berbagai informasi yang berkembang secara bijaksana.
“Menurut saya, langkah yang lebih efektif adalah memperkuat edukasi kepada masyarakat sehingga kesadaran terhadap nilai-nilai sosial dan budaya yang berlaku dapat terus terjaga,” ujar Hasan Busyairi, Jumat (10/7).
Ia menilai, pembinaan karakter harus dilakukan secara berkelanjutan agar generasi muda memiliki bekal yang cukup dalam menghadapi berbagai tantangan sosial di era modern.
“Generasi muda perlu dibekali pemahaman yang memadai mengenai nilai-nilai sosial dan budaya yang hidup di tengah masyarakat. Karena itu, edukasi harus terus ditingkatkan,” katanya.
Hasan menegaskan, pembangunan karakter tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah. Menurutnya, keluarga merupakan lingkungan pendidikan pertama yang memiliki peran penting, kemudian diperkuat oleh sekolah, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, hingga pemerintah daerah.
“Pembinaan tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Keluarga, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, hingga pemerintah daerah memiliki tanggung jawab yang sama dalam membentuk karakter generasi muda,” jelasnya.
Politikus tersebut juga menilai pendidikan karakter menjadi langkah preventif yang harus dijalankan secara konsisten. Melalui pembinaan sejak dini, generasi muda diharapkan mampu memahami nilai-nilai yang berlaku di lingkungan sosial serta memiliki sikap yang bertanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat.
“Upaya pencegahan perlu dilakukan melalui penguatan pendidikan karakter serta pembinaan yang konsisten, baik di lingkungan keluarga maupun di sekolah,” ujarnya.
Selain itu, Hasan menekankan pentingnya membangun komunikasi yang terbuka dan bijaksana dalam membahas berbagai persoalan sosial. Dengan pendekatan yang tepat, masyarakat dapat memperoleh pemahaman yang utuh tanpa menimbulkan kesalahpahaman maupun stigma yang berlebihan.
“Komunikasi yang terbuka dan bijak perlu terus dibangun agar masyarakat dapat memahami persoalan ini secara proporsional tanpa menimbulkan kesalahpahaman maupun stigma yang berlebihan,” tuturnya.
Ia menambahkan, DPRD Kota Palangka Raya akan terus mendukung berbagai program pemerintah daerah yang berorientasi pada penguatan pendidikan karakter, peningkatan literasi masyarakat, serta pembangunan ketahanan sosial. “Kami di DPRD bersama pemerintah daerah akan terus mendukung berbagai program edukasi yang bertujuan memperkuat ketahanan sosial dan menjaga harmonisasi kehidupan bermasyarakat,” pungkasnya.(aza)



