Waspadai Korsleting Listrik Selama Bencana Banjir
BUNTOK, Kalteng.co – Untuk mengantisifasi jatuhnya korban jiwa akibat tersengat arus listrik seperti tahun-tahun sebelumnya, maka Kapolres Barsel AKBP Agung Tri Widiantoro pun tidak tinggal diam.
Sebagai penegak hukum serta pengayom dan pelindung bagi masyarakat, perwira menengah (Pamen) dengan dua melati di pundak itupun mengimbau seluruh masyarakat untuk selalu mewaspadai semua saluran, jaringan atau instalasi listrik dirumahnya, apabila bencana banjir terjadi.
“Ini guna mengantisifasi jatuhnya korban untuk kesekian kalinya saat banjir terjadi,” kata Kapolres, Selasa (7/9/2021).
Menurut orang nomor satu di jajaran Polres Barsel itu, memang dalam setiap tahunnya, curah hujan selalu meninggi hingga mengakibatkan banjir yang selama ini dialami masyarakat di beberapa daerah.
Menurut Agung, memang wilayah Barsel belum mengalami bencana banjir yang begitu hebat. Namun, debit air di sungai barito dalam beberapa pekan terakhir ini, terus meninggi dan diyakini bencana banjir kiriman yang dialami Barsel akan terjadi.
“Di wilayah Barsel, kita ketahui bersama bahwa bencana banjir yang sering kali terjadi dan terhebat yakni, di beberapa titik pada pemukiman penduduk di bantaran sungai Barito,” terangnya.
Masih kata Kapolres, dengan kondisi alam yang dalam sepekan terakhir selalu saja diguyur hujan, maka diwajibkan bagi masyarakat di wilayah Kabupaten Barito Selatan untuk selalu waspada, baik terhadap anak-anaknya yang masih kecil atau masih balita, khususnya dalam memperhatikan saluran listrik dirumahnya.
“Dengan meningkatkan kewaspadaan, maka hal-hal yang tidak dinginkan tidak akan terjadi,” katanya.
Kapolres kembali mengimbau dan menyarankan, jika ada saluran listrik yang mengalami kerusakan atau terkena genangan air yang masuk ke rumah, hendaknya untuk segera memberitahukannya atau melapor ke kantor PLN.
“Sebab jika ada saluran listrik yang rusak dan memberanikan diri untuk memperbaikinya, maka resikonya akan sangat fatal, yang akhirnya berujung jatuhnya korban jiwa,”ungkapnya.
Dengan adanya bencana banjir terjadi di beberapa daerah di wilayah Kalteng, saat ini, tambah dia, sangat diperlukan kewaspadaan dari semua masyarakat.
Begitu pula jika ada rumah warga yang memang sudah dimasuki air saat bencana banjir terjadi, kata Agung, dapat kiranya sementara waktu mengungsi ke rumah penduduk lainnya atau keluarganya, sambil menunggu air kembali surut.
“Saya yakin dengan cara seperti itu semua kecelakaan tidak akan pernah terjadi selama bencana banjir terjadi. Pastinya kita semua berharap dan tetap berdoa minta perlindungan kepada Allah SWT, agar bencana banjir jangan sampai terjadi di Barsel,” Pinta Kapolres mengakhiri. (ner)




