AKHIR PEKANBeritaLife StyleMETROPOLISTechTechno

AI DeepSeek Dilarang di Sejumlah Negara, Apa Penyebabnya?

Negara-negara yang Mempertimbangkan Pelarangan

Selain negara-negara di atas, beberapa negara lain juga sedang mempertimbangkan untuk membatasi atau melarang penggunaan DeepSeek. Amerika Serikat, misalnya, sedang mempertimbangkan untuk membatasi penggunaan DeepSeek pada perangkat milik pemerintah karena masalah keamanan.

Data yang Dikumpulkan oleh DeepSeek

Menurut kebijakan privasinya, DeepSeek mengumpulkan berbagai informasi pribadi, seperti email, nomor telepon, kata sandi, dan tanggal lahir. Aplikasi ini juga mencatat riwayat obrolan, termasuk interaksi pengguna dengan chatbot. Data teknis seperti alamat IP, pola penekanan tombol, dan detail sistem operasi juga dikumpulkan. Informasi ini kemudian dibagikan dengan penyedia layanan dan mitra periklanan.

Perbandingan dengan Platform AI Lain

Praktik pengumpulan data DeepSeek sebenarnya tidak unik. Platform AI lain seperti ChatGPT juga mengumpulkan data pengguna. Namun, OpenAI dianggap mengikuti peraturan perlindungan data yang lebih ketat di kawasan seperti Uni Eropa. Pemerintah Barat percaya bahwa OpenAI dapat diatur, sedangkan platform Tiongkok seperti DeepSeek dianggap sebagai ancaman keamanan langsung.

Pelarangan DeepSeek di berbagai negara menunjukkan kekhawatiran serius akan keamanan nasional dan privasi data.

Kurangnya transparansi dan potensi hubungan dengan pemerintah Tiongkok menjadi alasan utama di balik pelarangan tersebut. Kasus ini menjadi pengingat akan pentingnya keamanan data dan privasi di era digital saat ini. (*/tur)

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Back to top button