Simak Nutrisi Khusus Lansia, Agar Kualitas Hidup Lebih Baik

Selain itu, lanjutnya, juga ada gangguan psikologis seperti demensia, depresi dan penurunan kapasitas fungsional sampai membutuhkan caregivers. Untuk itu, disarankan agar lansia melakukan pemeriksaan rutin minimal setahun sekali dan melakukan upaya pencegahan agar penyakitnya tidak semakin parah.
“Paling penting bagi lansia adalah tetap aktif agar kualitas hidup lebih baik,” ungkap Prof. Siti Setiati.
Proses penuaan terjadi seperti sebuah kurva, pada awal kehidupan tubuh mengalami pertumbuhan pesat hingga mencapai puncaknya, lalu setelahnya terjadi penurunan kondisi fisik, dimulai dari bagian luar seperti kulit dan wajah.
Lalu diikuti juga perubahan bagian dalam tubuh, seperti penurunan kerja organ tubuh yang bisa mempengaruhi kualitas kesehatan. Maka lansia juga butuh nutrisi.
Nutrisi Untuk Lansia
Dokter Spesialis Gizi Klinik dan juga Dosen Ilmu Gizi di Universitas Indonesia Dr. dr. Fiastuti Witjaksono, MSc, MS, SpGK (K), juga menekankan pentingnya nutrisi untuk memelihara kesehatan lansia. Orang tua, khususnya yang berusia lebih dari 60 tahun cenderung lebih rentan terhadap kekurangan nutrisi dan berbagai masalah gizi lainnya. Bahkan bisa sampai mengalami malnutrisi.
Nutrisi yang tepat sangat dibutuhkan untuk membantu pemeliharaan kesehatan dan mengurangi timbulnya penyakit kronis. Nutrisi harian yang mengandung protein, serat, omega 3 dan 6, vitamin, mineral serta antioksidan sangatlah penting untuk menjaga kesehatan lansia terutama untuk menjaga agar lansia tetap aktif.




