BeritaKESEHATAN

Sulit Menelan dan Ada Benjolan, Bisa Gejala Kanker Kepala Leher

Kanker Kepala Leher Dapat
Di Tentukan Berdasarkan Kondisi Pasien

Faktor gaya hidup yang meningkatkan risiko kanker ini antara lain kebiasaan merokok, konsumsi alkohol. Makanan berpengawet ataupun higienitas mulut yang buruk. Faktor lingkungan yang dapat di amati antara lain paparan bahan kimia dan radiasi pada daerah kepala dan leher. Infeksi Human Papilloma Virus dan Epstein-Barr Virus.

Pengobatan Pengobatan kanker kepala dan leher tergantung dari lokasi, jenis, stadium kanker, dan juga kondisi pasien secara keseluruhan. Terapi bedah, terapi radiasi dan terapi sistemik merupakan pilar pengobatan kanker. Ahli dr. Nadia Ayu Mulansari, Sp.PD-KHOM menjelaskan tatalaksana pengobatan kanker kepala leher dapat di tentukan berdasarkan kondisi pasien serta tingkat kegawatan kankernya.

Pilihan terapi di tentukan berdasarkan pemeriksaan lebih lanjut terhadap karakteristik tumor, komorbid yang di derita pasien serta profil toksisitas. Pilihan terapinya bervariasi mulai dari pembedahan, radiasi, kemoterapi, terapi target dan imunoterapi, atau bahkan kombinasi terapi. Lebih dari 80 persen kanker di diagnosis dengan stadium lanjut. Oleh karena itu, pencegahan, skrining dan deteksi dini penting untuk dilakukan.

Penatalaksaan kanker yang komprehensif dengan tim multidisiplin di sertai dengan kemajuan teknologi. Pengobatan kanker saat ini di Indonesia juga berkontribusi penting dalam meningkatkan keberhasilan terapi dan kesembuhan pasien kanker. (tur)

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Back to top button