Mengungkap Sisi Lain Pribadi Ambisius: Motor Perubahan atau Pemicu Burnout?

KALTENG.CO-Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering bertemu dengan orang yang seolah memiliki energi tak terbatas. Mereka selalu bersemangat, tak pernah berhenti mengejar target baru, dan terlihat selalu satu langkah lebih maju dari orang lain. Mereka ini yang kita kenal sebagai pribadi ambisius.
Tapi, apa sebenarnya arti dari ambisius? Dan apakah sifat ini selalu baik? Artikel ini akan mengupas tuntas kepribadian ambisius, mulai dari ciri-cirinya hingga cara menjaganya agar tetap berada di jalur yang sehat.
Apa Itu Pribadi Ambisius?
Secara sederhana, ambisius adalah sikap mental yang ditandai dengan keinginan kuat untuk mencapai tujuan tertentu. Mereka tidak mudah merasa puas dengan pencapaian yang sudah ada. Mengutip Halodoc, orang ambisius akan terus mencari peluang untuk berkembang, bahkan setelah mencapai kesuksesan.
Lebih dari sekadar keinginan, penelitian dari Motivation and Emotion Journal menjelaskan bahwa ambisi berhubungan erat dengan achievement motivation, yaitu dorongan internal yang kuat untuk meraih prestasi yang lebih tinggi. Itulah mengapa pribadi ambisius sering kali dikaitkan dengan kepribadian Tipe A, yang dikenal perfeksionis dan kompetitif, seperti dijelaskan oleh Verywell Mind.
7 Ciri Orang Ambisius yang Mudah Dikenali
Jika Anda penasaran apakah Anda atau orang di sekitar Anda termasuk pribadi ambisius, perhatikan tujuh ciri berikut:
- Selalu Menetapkan Target Baru: Begitu satu tujuan tercapai, mereka akan segera membuat rencana baru untuk ditaklukkan. Mereka melihat setiap akhir sebagai awal yang baru.
- Tidak Mudah Merasa Puas: Rasa puas yang mereka rasakan biasanya hanya berlangsung sebentar. Ambisi mendorong mereka untuk mencari tantangan yang lebih besar, tidak peduli seberapa besar pencapaiannya.
- Pekerja Keras: Menurut Hive Blog, pribadi ambisius bersedia bekerja lebih keras dan lebih lama dibandingkan orang lain demi mencapai tujuan mereka. Mereka melihat kerja keras sebagai investasi untuk masa depan.
- Memiliki Percaya Diri yang Tinggi: Keyakinan pada kemampuan diri menjadi bahan bakar utama mereka. Meski terkadang terkesan arogan, rasa percaya diri inilah yang membuat mereka berani menghadapi berbagai tantangan.
- Suka Berkompetisi: Seperti yang disebutkan dalam artikel The Valued Life, sifat kompetitif adalah salah satu tanda paling jelas dari pribadi ambisius. Mereka merasa termotivasi dan tertantang saat bersaing dengan orang lain, dan melihat kompetisi sebagai cara untuk berkembang.
- Haus Akan Pengetahuan: Mereka tak pernah berhenti belajar. Baik melalui buku, kursus, seminar, atau mencari mentor, ambisi membuat mereka terus menambah wawasan.
- Sangat Fokus pada Tujuan: Mereka cenderung disiplin, tegas, dan tidak mudah teralihkan dari target yang sudah ditetapkan. Mereka memiliki pandangan yang jelas tentang apa yang ingin mereka capai.
Mengapa Seseorang Bisa Menjadi Ambisius?
Sifat ambisius bukanlah sesuatu yang muncul begitu saja. Ada banyak faktor yang memengaruhinya. Riset dari ResearchGate menunjukkan bahwa ambisi bisa berkembang dari pengalaman masa kecil yang penuh tuntutan, lingkungan yang kompetitif, hingga faktor genetik. Di sisi lain, faktor eksternal seperti lingkungan kerja, sistem pendidikan, atau dukungan sosial juga berperan besar dalam membentuk tingkat ambisi seseorang.
Manfaat dan Risiko dari Ambisi
Ambisi ibarat pedang bermata dua. Jika diasah dengan benar, ia bisa menjadi kekuatan pendorong yang luar biasa.
Dampak Positif Ambisi yang Sehat:
- Mendorong Pencapaian Lebih Tinggi: Ambisi membuat kita terus bergerak maju dan tidak stagnan.
- Meningkatkan Kepercayaan Diri: Setiap pencapaian kecil yang diraih karena ambisi akan memperkuat keyakinan diri.
- Lebih Tangguh Menghadapi Kegagalan: Mereka melihat kegagalan sebagai bagian dari proses, bukan akhir segalanya.
- Menghasilkan Pemimpin yang Kuat: Riset dari ScienceDirect menunjukkan bahwa individu ambisius cenderung memiliki kualitas kepemimpinan yang kuat karena fokus pada tujuan dan pengembangan diri.



