Sri Neni Trianawaty Ajak Warga Dukung dan Doakan Kontingen Barito Utara Juara Umum Festival Budaya Isen Mulang 2025

MUARA TEWEH, Kalteng.co – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Barito Utara, Sri Neni Trianawaty, mengajak seluruh masyarakat Barito Utara untuk memberikan dukungan penuh serta doa terbaik bagi kontingen daerah yang tengah berlaga dalam ajang Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) tahun 2025, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Provinsi Kalimantan Tengah, 23 Mei 2025.
Dalam keterangannya kepada Kalteng.co, Senin (19/05/2025), Sri Neni menyampaikan optimisme dan harapan besar agar kontingen Barito Utara dapat menunjukkan performa terbaik dan meraih predikat juara umum pada FBIM tahun ini.
Menurutnya, festival ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum penting untuk memperkenalkan kekayaan budaya lokal, termasuk seni, adat, dan tradisi khas Barito Utara kepada khalayak luas, baik di tingkat provinsi maupun nasional.
“Saya mengajak seluruh masyarakat Barito Utara untuk bersama-sama mendoakan dan memberikan semangat kepada para duta budaya kita. Semoga mereka bisa tampil maksimal, membawa harum nama daerah, dan menjadi juara umum dalam Festival Budaya Isen Mulang 2025,” ujar politisi perempuan fraksi Partai Golkar yang dikenal aktif mendorong pelestarian budaya daerah tersebut.
Sri Neni juga menekankan, pentingnya dukungan dari seluruh elemen masyarakat. Mulai dari pemerintah daerah, tokoh adat, seniman, budayawan, hingga generasi muda, agar semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya lokal semakin kuat.
Ia percaya, bahwa dengan kerja sama dan kekompakan, kontingen Barito Utara akan mampu bersaing secara sehat dan menunjukkan keunggulan dalam berbagai cabang perlombaan yang dipertandingkan, seperti tari daerah, musik tradisional, permainan rakyat, hingga karnaval budaya.
Festival Budaya Isen Mulang sendiri merupakan agenda tahunan yang rutin diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Event ini bertujuan untuk melestarikan dan mempromosikan warisan budaya Dayak serta memperkuat jati diri masyarakat Kalimantan Tengah di tengah arus modernisasi.
Selain menumbuhkan semangat kebudayaan, FBIM juga menjadi daya tarik wisata budaya yang mampu meningkatkan perputaran ekonomi lokal, khususnya sektor UMKM dan pariwisata.
Sri Neni berharap, semangat para peserta dari Barito Utara dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mencintai dan melestarikan kebudayaan daerah. “Festival ini bukan sekadar lomba, tetapi juga wadah untuk menunjukkan identitas kita sebagai masyarakat Kalimantan Tengah yang kaya akan nilai-nilai luhur,” tutupnya. (pra)
EDITOR : TOPAN



