ALL SPORTBeritaKAWAT DUNIASport

Dimainkan di Babak Kedua, Ronaldo Tak Mampu Cetak Gol ke Gawang Maroko, Komentar Pelatih Portugal Santuy Banget!

KALTENG.CO-Pertandingan Portugal kontra Maroko menyisakan drama kekalahan yang menyakitkan bagi Cristiano Ronaldo.

Timnas Portugal yang sudah kebobolan 1-0 di babak pertama, sempat diharapkan dapat bangkit. Ini setelah pelatih Portugal, Fernando Santos memasukan Ronaldo di babak kedua menggantikan Ruben Neves.

Meski sempat bermain sekira 40 menit, tim Portugal yang diperkuat Ronaldo tetap tidak mampu mencetak gol ke gawang Maroko. Kelalahan 1-0 di akhir pertandingan ini,karuan membuat Ronaldo tampak meneteskan air mata saat meninggalkan lapangan.

Sementara, pelatih Portugal, Fernando Santos tetap merasa keputusannya sudah pas saat  tidak memasukan Ronaldo sejak babak pertama. Dengan santuynya Fernando Santos mengaku, tidak menyesalkan keputusannya tersebut.

Sejarah tercipta di Stadion Al Thumama, Qatar. Maroko menjadi negara Afrika dan Arab pertama yang mencapai semifinal berkat gol tunggal Youssef En-Nesyri di babak pertama dalam pertandingan melawan Portugal, Sabtu (10/12/2022) malam WIB.

Kekalahan mengejutkan ini membuat Cristiano Ronaldo patah hati. Mantan bintang Manchester United tersebut menangis dan langsung ke luar lapangan berjalan menyusuri terowongan ke arah ruang ganti.

Pemain berusia 37 tahun itu baru keluar dari bangku cadangan pada menit ke-51 menggantikan Ruben Neves saat Portugal sudah tertinggal 1-0. Ronaldo tidak berhasil menyamakan kedudukan bagi negaranya meski bermain lebih 40 menit di babak kedua.

Dia akan berusia 41 tahun ketika Piala Dunia berikutnya tiba pada musim panas 2026. Kemungkinan itu adalah kesempatan terakhirnya untuk memenangkan turnamen terbesar.

Pelatih Portugal Fernando Santos mengatakan bahwa dirinya tidak akan mengubah keputusannya untuk meninggalkan Cristiano Ronaldo di bangku cadangan saat pertandingan melawan Maroko.

Pencetak gol terbanyak sepanjang masa Portugal dengan 118 gol dalam 195 penampilan, Ronaldo juga dicadangkan pada kemenangan 6-1 hari Selasa lalu saat melawan Swiss di babak 16 besar. Ketika itu Ramos yang berusia 21 tahun mencetak tiga gol (hattrick) dalam penampilan keempatnya.

 “Saya tidak menyesal (meninggalkan Ronaldo di bangku cadangan),” kata pelatih Santos dalam konferensi pers, seperti dilansir CNA, Minggu (11/12/2022) dini hari WIB. “Saya menggunakan tim yang bermain sangat baik melawan Swiss dan tidak ada alasan untuk mengubahnya (melawan Maroko),” tambah Santos.

Menurut dia, keputusan strategis yang harus dibuatnya adalah salah satu hal yang tersulit. “Tapi saya tidak bisa berpikir dengan hati, saya harus berpikir dengan kepala. Cristiano adalah pemain hebat, dia masuk ketika saya pikir itu perlu, jadi tidak, saya tidak menyesal,” imbuhnya.

Santos menolak mengomentari apakah dia akan mengundurkan diri setelah kekalahan Portugal. Dia mengatakan, akan berbicara dengan presiden federasi sepakbola Portugal pekan depan tentang masa depannya.

Dia menegaskan bahwa timnas Portugal telah menunjukkan upaya dan kualitasnya dalam pertandingan. Bahkan Memiliki beberapa peluang untuk mencetak gol lewat Joao Felix, dan Bruno Fernandes yang membentur mistar, dan sundulan Pepe. “Terkadang dalam sepak bola yang Anda butuhkan adalah sedikit keberuntungan,” kata Santos.(*/tur)

Related Articles

Back to top button