ALL SPORTBeritaNASIONALSport

Tuan Rumah Pesta Kartu Merah, Bali United Sukses Permalukan PSM Makassar 0-2

KALTENG.CO-Pertandingan pekan ke-17 Super League menjadi malam yang kelam bagi publik sepak bola Makassar. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion B.J. Habibie pada Jumat (9/1/2026), PSM Makassar harus menyerah kalah dengan skor 0-2 dari tamunya, Bali United.

Laga ini bukan sekadar kekalahan biasa bagi tuan rumah, melainkan sebuah drama yang melibatkan gol kilat, pengusiran pemain, hingga dominasi legiun asing Serdadu Tridatu yang semakin sulit dibendung.

Jalannya Pertandingan: Petaka 30 Detik dan Hujan Kartu

Bali United tidak memberikan waktu bagi PSM Makassar untuk sekadar bernapas. Baru saja wasit meniup peluit tanda dimulainya pertandingan, gawang Juku Eja langsung jebol di detik ke-30. Berawal dari penetrasi cepat Thijmen Goppel di sisi sayap, ia mengirimkan umpan akurat yang diselesaikan dengan dingin oleh Mirza Mustafic. Skor 0-1 langsung meruntuhkan mental tuan rumah sejak menit awal.

Kondisi PSM semakin terpuruk ketika mereka harus bermain dengan 10 orang di babak pertama. Syahrul Lasinari dipaksa keluar lapangan lebih awal setelah menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran keras terhadap Mirza Mustafic.

Meski PSM berusaha bertahan dengan gigih, Bali United akhirnya memanfaatkan keunggulan jumlah pemain di penghujung laga. Pada menit ke-90+4, Thijmen Goppel mencatatkan namanya di papan skor sekaligus mengunci kemenangan Bali United menjadi 0-2. Penderitaan PSM Makassar kian lengkap setelah Ananda Raehan juga diganjar kartu merah, menyisakan hanya sembilan pemain di lapangan saat peluit akhir dibunyikan.


3 Fakta Menarik di Balik Dominasi Pencetak Gol Bali United

Kemenangan Bali United atas sembilan pemain PSM Makassar ini menyisakan catatan statistik yang menarik untuk disimak, terutama terkait performa duo Eropa mereka:

1. Kembalinya Insting “Killer” Mirza Mustafic

Setelah sempat kehilangan ketajamannya, Mirza Mustafic akhirnya kembali mencetak gol. Berdasarkan data Transfermarkt, gelandang andalan Timnas Luksemburg ini sebelumnya sempat absen mencetak gol dalam enam pertandingan beruntun.

Padahal, di awal musim, Mirza tampil sangat menjanjikan dengan mencetak gol di tiga laga beruntun melawan tim besar seperti Madura United, Persija Jakarta, dan PSIM Yogyakarta. Golnya ke gawang PSM diharapkan menjadi titik balik kembalinya performa terbaiknya di lini tengah.

2. Koneksi Maut Mustafic-Goppel yang Kian Padu

Gol pembuka di detik ke-30 bukan sekadar kebetulan. Ini adalah kali kedua kolaborasi Thijmen Goppel dan Mirza Mustafic membuahkan gol bagi Bali United. Sebelumnya, duet maut ini pernah bekerja sama menghancurkan pertahanan Persija Jakarta pada September lalu melalui skema yang hampir serupa. Hal ini menunjukkan adanya chemistry yang sangat kuat di antara kedua pemain asing tersebut.

3. Thijmen Goppel: Sang Raja Assist dan Eksekutor Efektif

Di musim debutnya di kancah Super League, Thijmen Goppel membuktikan bahwa dirinya adalah salah satu rekrutan terbaik tahun ini. Pemain asal Belanda berusia 28 tahun tersebut kini telah mengoleksi:

  • 4 Gol
  • 5 Assist Keunggulan Goppel terletak pada versatilitasnya; ia tidak hanya tajam saat berada di depan gawang, tetapi juga memiliki akurasi umpan yang sering kali memanjakan rekan setimnya.

Dampak di Klasemen: Bali United Melambung, PSM Terpuruk

Hasil pertandingan ini memberikan kontras yang nyata pada posisi kedua tim di klasemen sementara Super League:

  • Bali United: Berada di posisi ketujuh dan menunjukkan konsistensi luar biasa dengan catatan enam laga beruntun tanpa kekalahan. Skuad asuhan Stefano Cugurra kini menjadi ancaman serius bagi penghuni papan atas.
  • PSM Makassar: Terlempar ke posisi ke-10. Tim asuhan Tomas Trucha kini dalam kondisi darurat setelah gagal mengamankan kemenangan dalam lima pertandingan terakhir mereka. Masalah kedisiplinan dan penyelesaian akhir menjadi PR besar yang harus segera dibenahi.

Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Bali United untuk menatap putaran berikutnya, sementara bagi PSM Makassar, evaluasi total adalah hal yang mutlak dilakukan agar tidak semakin tenggelam di papan tengah klasemen. (*/tur)

Related Articles

Back to top button