15 Desa di Mura Tertinggi Kasus Stunting

Perdie: Perlu Pemantauan Tumbuh Kembang Anak Secara Berkala
15 Desa di Mura Tertinggi Kasus Stunting
STUNTING : Bupati Mura Drs Perdie M Yoseph MA saat membuka Rakor Penanggulangan Stunting di Aula Rujab Bupati, Selasa (16/11/2021).

PURUK CAHU, Kalteng.co – Sebanyak 15 Desa di wilayah Kabupaten Murung Raya (Mura) miliki kasus stunting tertinggi. Kondisi ini menjadi prioritas pemerintah daerah setempat.

Dengan menjadikan penanggulangan Stunting sebagai tugas prioritas kedepan, Bupati Mura Drs Perdie M Yoseph MA mendorong seluruh pihak untuk bersinergi bersama dalam upaya tersebut secara berjenjang.

Baca Juga:  Koruptor Paling Banyak Kader Partai, KPK Wanti-wanti Praktik Korupsi di Pemilu 2024

“Penanggulangan kasus ini tentu memakan waktu yang panjang, sehingga perlu komitmen bersama agar langkah ini dalat di laksanakan terus menerus,” kata Bupati Mura saat memimpin rapat koordinasi percepatan penurunan Stunting di Rujab Bupati, Selasa (16/11/2021) lalu.

Di mulai sejak usia remaja putri, ibu hamil dan menyusui sampai dengan pemantauan tumbuh kembang anak secara berkala dari bayi sampai pada tingkat jenjang pendidikan dasar.

Oleh sebab itu menurutnya perlu di tingkatkan pemantauan gizi dan pengukuran tinggi. “Secara teknis peran dinas teknis secara penuh untuk melakukan sosialisasi di 15 desa yang kasus Stunting tinggi,” jelas Perdie lagi.

Baca Juga:  Mantap Pilih Islam, Velove Vexia Bahagia di Hari Pernikahan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *