BeritaEKSEKUTIFHukum Dan KriminalPEMKO PALANGKA RAYA

2.613 Rumah Terdampak Banjir di Palangka Raya

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – 2.613 rumah terdampak banjir di Palangka Raya. Debit air luapan Sungai Rungan dan Sungai Kahayan setiap harinya meningkat cukup drastis. Hal itu menyebabkan banyak rumah di Kota Cantik terendam. Tak sedikit dari mereka kini mengungsi ke posko yang didirikan Pemko Palangka Raya melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

Berdasarkan data dari BPBD Palangka Raya per tanggal 12 Maret 2024, sedikitnya telah tercatat sebanyak 2.613 rumah warga terdampak dengan total 5.882 kepala keluarga. Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Palangka Raya, Heri Fauzi mengatakan, sejauh ini sudah ada sekitar 502 warga terdampak banjir yang mengungsi dan tersebar ke enam posko pengungsian yang didirikan.

https://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.co

“259 jiwa mengungsi di posko di SDN 1 Langkai, Jalan Ahmad Yani, 105 warga mengungsi di posko Komplek Pasar Kahayan. Kemudian 13 warga di posko Kameloh Baru, 15 kepala keluarga di posko Danau Tundai dan 192 warga di posko Marang,” katanya, Rabu (13/3/2024).

https://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.co

Lanjutnya, saat ini terdapat 18 kelurahan di empat kecamatan terendam banjir, yakni Kecamatan Pahandut, Jekan Raya, Sebangau dan Kecamatan Bukit Batu. Untuk ketinggian permukaan air di Sungai Kahayan mencapai 80 centimeter, sedangkan Sungai Rungan mencapai 60 centimeter.

“Setiap hari terjadi kenaikan debit di masing-masing kelurahan mulai dari 20 hingga 170 centimeter,” ucapnya.

https://kalteng.co

Selain membuka posko pengungsian, pihaknya juga membuka dapur umum untuk memenuhi pangan para pengungsi selama banjir. Pihaknya juga telah menyalurkan bantuan berupa sembako dan pakaian layak pakai ke seluruh warga yang terdampak banjir.

https://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.co

“Kami juga telah berkoodinasi bersama Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, untuk memeriksa kondisi kesehatan para pengungsi atau warga yang terdampak. Saat ini kami fokus penanganan kepada korban banjir dan melakukan pemantauan debit air,” tutupnya. (oiq)

EDITOR: TOPAN

Related Articles

Back to top button