BeritaNASIONALUtama

258 Peserta dari 11 Provinsi Ikut Lomba Gebyar Ramadan

Event ini mendapat apresiasi dari masyarakat. Pesertanya bukan hanya dari regional Kalimantan, tetapi juga dari provinsi lain di Indonesia. “Kegiatan ini diharapkan dapat mewujudkan generasi qur’ani untuk menyongsong masa depan gemilang, maka perlu adanya pendidikan yang bernuansa kemandirian yang mengacu pada terwujudnya kader bangsa yang bukan hanya kuat dalam iman dan taqwa, tapi juga peduli terhadap kehidupan bernegara,” tambahnya.

Selain itu merupakan implementasi nilai-nilai keagamaan sebagai upaya peningkatan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt.Di tepat yang sama, Ketua Tanfidziah PWNU Kalteng HM Wahyudie F Dirun mengatakan, kegiatan ini dapat terselenggara berkat kreativitas H Agustiar Sabran yang menginginkan agar syiar Islam tidak terhenti walau sedang dilanda pandemi Covid-19.

Panitia menerima tropi bergilir Gebyar Ramadan.

“Meski di tengah pandemi, tetapi melalui Gebyar Ramadan ini kita bisa menyalurkan bakat dan mengharapkan rido Allah Taala dengan meluruskan niat,” ujarnya.Dirinya juga berharap agar semua yang terlibat dalam kegiatan ini tetap memperhatikan penerapan protokol kesehatan. “Tetap menjalani prokes dalam setiap aktivitas, termasuk beribadah, sama-sama ingatkan satu dengan yang lain, semoga pandemi Covid-19 ini segara berlalu,” katanya.

Ditambahkan Wahyudie, kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya menyahuti partisipasi kepada masyarakat, karena selama pandemi mereka merasa kesepian. Ketika Ramadan datang, diisi dengan kegiatan yang tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.“Kami menyampaikan rasa syukur kepada masyarakat, terutama kepada nahdiyin. Kami mengucapkan selamat melaksanakan ibadah puasa Ramadan. Semoga mampu membuat kita kembali fitri dan meningkatkan amal ibadah kepada Allah Swt,” tambahnya.

Laman sebelumnya 1 2 3Laman berikutnya

Related Articles

Back to top button