3.500 KK Terdampak Banjir di Kota Palangka Raya

3.500 KK Terdampak
MELINTASI : Tiga bocah dan seorang dewasa melintasi banjir menggunakan perahu, belum lama ini. FOTO: OIQ/KALTENG.CO

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – 3.500 KK terdampak banjir di Kota Palangka Raya. Dalam sepekan, kenaikan debit air banjir cukup siginifikan. Akibatnya, sebanyak 17 kelurahan di Kota Palangla Raya tergenang air.

Kepala BPBD Kota Palangka Raya, Emi Abriyani mengatakan, kenaikan air di wilayah tersebut telah terjadi sejak sepekan terakhir. Hal itu menyebabkan beberapa wilayah tergenang banjir.

“Sebelumnya, banjir di Palangka Raya sempat mengalami penurunan. Namun karena intensitas hujan di bagian hulu masih tinggi, menyebabkan air kembali meninggi. Karena memang banjir ini merupakan kiriman,” katanya.

Baca Juga:  Dukung Pemerintah Berantas Pinjol Ilegal

Dijelaskannya, hingga saat ini 17 kelurahan yang terdampak banjir. Dari data tersebut, banjir terparah terjadi di tiga kelurahan, yakni Kelurahan Marang, Petuk Katimpun dan Kelurahan Bereng Bengkel.

“Untuk tiga kelurahan tersebut, banjir menyebabkan akses jalan terputus, sehingga untuk bisa masuk ke perumahan penduduk, harus menggunakan perahu atau jukung,” ucapnya.

Baca Juga:  PPKM Level Dua, Jangan Lengah Gunakan Masker

Menurutnya, berdasarkan data sementara, hingga saat ini dari 17 kelurahan terendam banjir, ada sekitar 3.500 KK terdampak banjir.

“Sementara sembako yang sudah kami salurkan, ada sebanyak 1600 paket. Saat ini terus kita salurkan, karena masih ada bantuan masyarakat yang sedang kami lakukan proses pengemasan,” pungkasnya. (oiq)