BeritaFAMILYHOBIMETROPOLISRAMADAN

3 Ide Lauk Sahur Tahan Lama: Masak Sekali, Makan Enak Berkali-kali!

KALTENG.CO-Sahur sering kali menjadi momen yang paling menantang selama bulan Ramadhan. Waktu yang terbatas, rasa kantuk yang masih menggelayut, hingga stok bahan makanan yang menipis di kulkas sering membuat kita bingung ingin menyantap apa. Akibatnya, mi instan atau telur mata sapi sering jadi pelarian utama.

Padahal, kunci sahur praktis tanpa repot masak setiap dini hari adalah memiliki stok lauk kering atau lauk yang tahan lama di suhu ruang. Cukup ambil dari toples, sajikan dengan nasi hangat, dan energi Anda akan terjaga sepanjang hari.

Berikut adalah tiga resep andalan lauk awet yang simpel, lezat, dan dijamin bikin semangat sahur meningkat!

1. Kering Tempe Kacang Kriuk (Si Manis Gurih yang Tahan Lama)

Lauk ini adalah “penyelamat” sejuta umat. Teksturnya yang renyah dengan perpaduan rasa manis dan gurih membuatnya sangat cocok dipadukan dengan nasi putih maupun nasi kuning.

Bahan-bahan:

  • 2 papan tempe (iris tipis)

  • 1 ons kacang tanah (goreng sebentar)

  • 5 siung bawang merah & 5 siung bawang putih

  • Cabai besar secukupnya

  • 2-3 lembar daun salam

  • Gula merah & Gula jawa secukupnya

  • Kecap manis, garam, dan kaldu jamur secukupnya

Cara Membuat:

  1. Goreng irisan tempe hingga benar-benar kering dan garing.

  2. Haluskan bawang putih dan cabai, sementara bawang merah cukup diiris tipis.

  3. Tumis bawang merah hingga harum, lalu masukkan bumbu halus dan daun salam.

  4. Tambahkan gula merah, gula jawa, kecap, garam, dan kaldu jamur. Beri sedikit air.

  5. Masak bumbu hingga mendidih dan mengental (bertekstur seperti karamel). Tips: Pastikan bumbu sudah lengket/karamel sebelum tempe masuk agar tidak cepat melempem.

  6. Matikan api, masukkan tempe dan kacang. Aduk cepat hingga rata.

  7. Dinginkan sebelum dimasukkan ke dalam toples kedap udara.

2. Serundeng Daging Empuk (Kaya Rempah & Mengenyangkan)

Jika Anda menginginkan lauk yang lebih mengenyangkan dan kaya protein, serundeng daging adalah jawabannya. Kelapa sangrai yang gurih bertindak sebagai pengawet alami sehingga lauk ini awet berhari-hari.

Bahan-bahan:

  • 500 gr daging has dalam (potong sesuai selera)

  • 1 butir kelapa parut (pilih yang agak tua)

  • Rempah: Daun jeruk, serai, daun salam, asam jawa

  • 150 gr gula siwalan & garam

  • Bumbu Halus: Bawang merah, bawang putih, cabai besar, kunyit, dan jinten sangrai.

Cara Membuat:

  1. Presto daging selama 30 menit hingga empuk, sisihkan air kaldunya.

  2. Tumis separuh bumbu halus dengan rempah daun hingga harum. Masukkan daging, gula siwalan, asam jawa, dan 100 ml air kaldu. Masak sampai air menyusut dan bumbu meresap.

  3. Di wajan berbeda, tumis sisa bumbu halus lalu masukkan kelapa parut. Sangrai terus dengan api kecil hingga kelapa mulai mengering.

  4. Campurkan daging ke dalam kelapa. Terus aduk (oseng) hingga seluruhnya berwarna cokelat keemasan dan kering merata.

  5. Angkat, tiriskan uap panasnya, dan simpan dalam wadah tertutup.

3. Sambal Cumi Tanak (Pedas Menggugah Selera)

Bagi pecinta pedas, sambal cumi adalah penambah nafsu makan terbaik saat sahur. Teknik memasak hingga “tanak” (keluar minyaknya) membuat sambal ini tidak mudah basi walau di suhu ruang.

Bahan-bahan:

  • 500 gr cumi asin

  • 400 gr cabai merah & 25 gr cabai rawit

  • 300 gr bawang merah & 150 gr bawang putih

  • Daun jeruk & kaldu ayam bubuk secukupnya

  • 500 ml minyak goreng (sebagai pengawet alami)

Cara Membuat:

  1. Rendam cumi asin dengan air mendidih selama 10 menit. Cuci bersih, buang tulang rawan dan tintanya, lalu tiriskan.

  2. Goreng bawang putih dan cabai hingga layu, lalu blender kasar.

  3. Tumis irisan bawang merah sampai harum, masukkan cumi, aduk sebentar.

  4. Masukkan bumbu cabai yang sudah diblender. Gunakan api kecil.

  5. Tambahkan kaldu bubuk, gula, dan daun jeruk. Masak dalam waktu lama hingga minyak cabai keluar dan warna berubah menjadi merah tua (tanak).

  6. Setelah dingin, masukkan ke dalam botol kaca atau toples. Pastikan cumi terendam minyak agar lebih awet.

Tips Agar Lauk Stok Tetap Awet:

  • Pastikan Dingin: Jangan pernah menutup toples saat makanan masih panas karena uap air akan membuat lauk cepat berjamur.

  • Gunakan Sendok Bersih: Selalu gunakan sendok baru dan kering saat mengambil lauk dari wadah.

  • Wadah Kedap Udara: Pastikan seal toples rapat agar tekstur kering (seperti tempe) tidak melempem.

Dengan menyiapkan ketiga stok lauk di atas, momen sahur Anda dijamin akan jauh lebih tenang, praktis, dan tetap nikmat. Selamat mencoba! (*/tur)

Related Articles

Back to top button