340 Kasus Cerai Barsel Didominasi Orang Ketiga

Panitera Pengadilan Agama Buntok Ibramsyah SH

BUNTOK, Kalteng.co – Terhitung dari Januari hingga September 2021, kasus perceraian di Barito Selatan (Barsel) mencapai 340 perkara. Terjadinya kasus perceraian tersebut, didominasi permasalahan orang ketiga dan ekonomi.

Panitera Pengadilan Agama Buntok Ibramsyah SH, kepada wartawan Kamis 30 September 2021 mengatakan, walaupun dalam masa pandemi Covid 19, kasus perceraian dengan jumlah 340 perkara terhitung dari awal Januari hingga September 2021 tergolong meningkat dari tahun sebelumnya.

Baca Juga:  Dua Atlet Dayung Putri Mura Terima Bonus dari Ketua Dewan

“Tahun tahun sebelumnya masih bisa di katakan biasa saja. Namun pada tahun 2021 di masa pandemi sekarang, peningkatannya cukup signifikan dan meningkat,” terangnya panjang lebar.

Selain dari 340 kasus saat ini lanjut dia, untuk September 2021 masih tersisa 13 perkara yang masih belum diputuskan. Untuk gugatan, dari awal tahun hingga sekarang tercatat 163 gugatan.

“163 ini termasuk perkara cerai talak maupun gugatan yang kita terima di Pengadilan Agama ini,” ucapnya.

Baca Juga:  Vaksin Covid di Barsel Belum Mencapai Target

Untuk cerai talak kata dia, yaitu cerai yang di layangkan atau di ajukan oleh suami. Sedangkan cerai gugat, sebaliknya cerai yang di ajukan oleh pihak istri.