BeritaSampitUtama

Akhirnya, Bupati Kotim Divaksin

“Saya tadi sempat gugup, bukannya saya takut divaksin. Tekanan darah saya sempat tinggi. Tadi malam saya memang tidur larut malam. Setelah diperiksa lagi, alhamdulillah saya bisa divaksin, dan ternyata suntik vaksin itu tidak sakit, jadi masyarakat tidak perlu takut nantinya untuk di vaksin,” ujarnya kepada awak media.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menyukseskan program vaksinasi Covid-19 agar pandemi bisa segera berakhir. Adanya Covid-19 ini membawa dampak besar terhadap perekonomian masyarakat. Maka pemulihan ekonomi dilakukan dengan tetap mengoptimalkan protokol kesehatan agar semua berjalan dengan lancar.
“Vaksinasi ini penting agar kita bisa memutus mata rantai Covid-19, agar semua bisa kembali normal, maka kami berharap masyarakat tidak perlu takut karena vaksin yang digunakan ini sudah dinyatakan aman dan halal,” tutupnya.
Sementara, Pelaksana Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kotim Multazam menambahkan, untuk di Kotim, vaksinasi sudah menyasar pelayanan publik. Bupati baru divaksin karena baru dilantik sehingga vaksinasi baru dilakukan.

“Sasaran yang akan divaksin pada tahap II ini ada sekitar 2.000 orang lebih pejabat pelayanan publik, termasuk TNI, Polri, wartawan dan lainnya. Untuk masyarakat umum, saat sudah mulai dilakukan pendataan,” ujarnya.(bah/ram)

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Back to top button