BeritaPEMKAB SERUYAN

Pameran dan Pasar Rakyat Semarakkan MTQH ke-17 di Seruyan: Dorong Ekonomi Kerakyatan dan Promosi Produk Lokal

KUALA PEMBUANG, Kalteng.co-Semarak Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadist (MTQH) ke-17 dan Festival Seni Qasidah (FSQ) tingkat Kabupaten Seruyan tak hanya diwarnai lantunan ayat suci Al-Qur’an dan alunan merdu seni Qasidah. Pameran dan pasar rakyat yang digelar di area utama MTQH di Desa Selunuk, Kecamatan Seruyan Raya, turut memeriahkan gelaran akbar ini.

Pj Bupati Seruyan, Djainuddin Noor, didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Seruyan Hj. Habibah Djainuddin, secara resmi membuka pameran dan pasar rakyat yang diikuti oleh 10 kecamatan di Kabupaten Seruyan dan 50 tenant dari masyarakat setempat.

“Pameran dan pasar rakyat ini merupakan kegiatan yang turut mengisi semaraknya MTQ sebagai sarana promosi memasarkan produk-produk unggulan UMKM Daerah dan menggerakkan ekonomi kerakyatan,” kata Pj Bupati Seruyan, Djainuddin Noor, Selasa (16/7/2024).

Lebih lanjut, Djainuddin Noor mengapresiasi penyelenggara dan pengurus yang telah memberikan wadah bagi masyarakat setempat untuk berjualan dengan beraneka macam kuliner dan minuman.

“Kegiatan MTQ ini tidak hanya berperan sebagai media dakwah dan syiar Islam, akan tetapi bisa ikut memberi ruang-ruang ekonomi industri bagi masyarakat,” imbuhnya.

Djainuddin Noor berharap kegiatan ini berjalan lancar dan sukses, serta mampu meningkatkan motivasi, komitmen, dan partisipasi masyarakat dalam menyukseskan pembangunan di Kabupaten Seruyan.

“Serta kegiatan ini dapat menjadi sarana meningkatkan kesejahteraan rakyat dan pengembangan sektor UMKM relevan dan nilai-nilai Qur’ani khususnya ekonomi syariah guna meningkatkan pembangunan Provinsi Kalimantan Tengah, Kabupaten Seruyan khususnya,” pungkasnya.

Pameran dan pasar rakyat ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendorong ekonomi kerakyatan dan memberikan ruang bagi UMKM untuk berkembang.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan daya tarik wisata Kabupaten Seruyan dan menjadi salah satu ikon budaya dan tradisi masyarakat setempat. (pra)

Related Articles

Back to top button