BeritaMETROPOLISPalangka RayaUtama

Antisipasi Dini Ancaman Karhutla

PALANGKA RAYA- KALTENG.CO, Ada enam poin penting yang disampaikan oleh Presiden RI Joko Widodo, saat memberikan arahan pada rapat koordinasi nasional (rakornas) secara virtual, terkait dengan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Setidaknya ada enam catatan yang diberikan presiden sebagai upaya pencegahan karhutla,” ungkap Kepala Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, Emi Abriyani, usai mengikuti rakornas secara virtual tersebut, Senin (22/2).
Point-poinnya adalah, peningkatan upaya pencegahan, kemudian pemenuhan infrastruktur untuk monitoring dan pengawasan. Lalu meminimalisasi kelalaian, penataan lahan gambut, cegah kebakaran meluas dan langkah penegakan hukum yang tegas.
“Terkait hal tersebut, tentu Pemko Palangka Raya siap bersinergi untuk melakukan upaya pencegahan karhutla. Tahun 2020 yang lalu, pemko dapat dikatakan sukses mencegah karhutla,” ujarnya.
Diungkapkannya, mengacu informasi yang diterima dari BMKG, dimana wilayah Pulau Kalimantan akan mulai memasuki masa peralihan menuju musim kemarau pada bulan Mei dan Juni. Sedangkan untuk puncak kemarau, diprediksi akan terjadi pada bulan Agustus hingga September.
“Kami akan segera membentuk tim satgas pencegahan karhutla guna melakukan pencegahan dini. Kita berharap, bencana karhutla seperti pada tahun 2015 silam jangan sampai terulang,” tandasnya. (oiq/uni)

Related Articles

Back to top button