Berita

Banjir Mengintai Palangka Raya

Potensi Hujan Deras Tinggi

Genangan Air Merendam Badan Jalan

Seinto memperkirakan ketinggian genangan air bisa saja naik jika hujan terus turun dalam dua sampai tiga hari ke depan. “Kalau sudah begitu, warga hanya bisa pakai kelotok,” tuturnya.  Genangan air yang merendam badan jalan di beberapa titik lokasi, lanjut Seinto, menjadi salah satu hambatan bagi masyarakat di wilayah Katimpun dalam beraktivitas.

“Akses transportasi terhambat karena sebagian jalan terendam,” ucapnya. Meski genangan air sampai menutup badan jalan di sebagian lokasi, tapi sejauh ini masih bisa di lewati kendaraan bermotor. “Kalau hujan terus dalam waktu dua atau tiga hari, pasti akan naik lagi airnya,” tuturnya.  Ia menambahkan, meski banjir kali ini tidak parah, tapi tetap berdampak bagi masyarakat, karena akses transportasi darat terganggu. Bahkan sebagian warga menggunakan kelotok sebagai kendaraan alternatif.

“Sekarang pun sudah ada yang menitipkan kelotoknya di rumah saya, ini punya warga Katimpun bawah yang tidak bisa ke wilayah atas menggunakan motor karena banjir,” bebernya.  “Sejauh ini aliran listrik ke wilayah sini masih aman dan normal. Tidak ada kabel listrik yang terkena air,” tambahnya. Berdasarkan pantauan Kalteng Pos di kompleks Mendawai, Palangka Raya, banjir mulai menggenangi wilayah permukiman di pinggiran Sungai Kahayan, seperti di Jalan Anoi, RT 06 dan 07/RW 06 dan RT 01 dan RT 06/07.

Ketinggian genangan air mulai dari mata kaki sampai lutut orang dewasa. Bahkan beberapa rumah warga yang posisinya lebih rendah dari badan jalan sudah terendam. Sementara di titik lainnya, air sudah merendam bagian belakang rumah warga. Menurut pengakuan beberapa warga, genangan air terjadi sejak beberapa hari lalu dan terlihat makin tinggi. “Naik terus airnya,” ujar Megawati, warga RT 01.

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5Laman berikutnya

Related Articles

Back to top button