BeritaDISKOMINFO KALTENGDiskominfosantikDISKOMINFOSANTIK KALTENGPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Baru 89 Hari Menjabat, Gubernur Kalteng Sudah Sukses Adakan Pasar Murah di Ribuan Desa

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Agustiar Sabran, terus menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok serta menekan laju inflasi di daerah. Hingga hari ke-89 masa jabatannya, tepatnya Jumat (23/05/2025), Agustiar Sabran telah berhasil menggelar pasar murah di 1.432 desa yang tersebar di seluruh wilayah Provinsi Kalimantan Tengah.

Langkah cepat dan masif ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam menghadirkan solusi konkret atas persoalan harga bahan pokok yang kerap mengalami fluktuasi, terutama di tengah tantangan ekonomi global dan nasional.

“Kami tidak tinggal diam melihat fluktuasi harga kebutuhan pokok yang dapat membebani masyarakat. Pasar murah ini adalah bentuk kehadiran negara, kehadiran pemerintah, untuk menjamin rakyat tetap dapat membeli kebutuhan sehari-hari dengan harga yang wajar,” tegas Gubernur Agustiar Sabran.

Pasar murah ini menjadi solusi nyata bagi masyarakat dalam memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Kegiatan ini tidak hanya membantu menstabilkan harga di tingkat lokal, tetapi juga menjadi wujud nyata perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang paling rentan terhadap gejolak harga.

1.432 Desa Dalam Waktu Kurang Dari Tiga Bulan

Menurut Agustiar, program pasar murah bukan sekadar agenda rutin tahunan, tetapi bagian dari strategi jangka menengah yang terintegrasi dengan upaya pengendalian inflasi dan pemulihan ekonomi masyarakat pascapandemi.

“Ini adalah bagian dari upaya serius kita dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat. Pemerintah harus hadir langsung dan memberikan solusi konkret. Kita ingin rakyat merasa terbantu dan tidak terbebani oleh kenaikan harga,” tambahnya.

Masyarakat di berbagai desa merespons positif keberadaan pasar murah ini. Banyak warga mengaku sangat terbantu, karena dapat membeli bahan pokok dengan harga yang jauh lebih ringan dibandingkan harga pasaran di warung atau pasar tradisional setempat. Antusiasme warga juga menunjukkan bahwa program ini benar-benar menyentuh kebutuhan dasar masyarakat dan menjawab keresahan mereka di tengah ketidakpastian harga.

Dengan capaian 1.432 desa dalam waktu kurang dari tiga bulan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menargetkan program ini akan menjangkau seluruh desa dan kelurahan di wilayah Kalteng secara merata. Ke depan, Gubernur Agustiar Sabran memastikan pasar murah akan terus digelar secara berkelanjutan sebagai bagian dari kebijakan pro-rakyat yang berpihak pada kestabilan ekonomi rumah tangga. (pra)

EDITOR : TOPAN

Related Articles

Back to top button