BeritaEKSEKUTIFPEMKAB GUNUNG MAS

Binartha: Safari Ramadan Ajang Mempererat Tali Silaturahmi

KUALA KURUN, Kalteng.co – Pemkab Gunung Mas (Gumas) menyelenggarakan Safari Ramadhan ke beberapa desa dan kecamatan yang ada di daerah ini. Kegiatan itu dipimpin Bupati Gumas Jaya S Monong. Dia mengajak semua komponen termasuk sejumlah anggota DPRD. Wakil Ketua DPRD Gumas Binartha menegaskan, Safari Ramadhan merupakan ajang untuk memperat tali silaturahmi dan tali persaudaraan antar umat beragama. Khususnya antara anggota dewan, pemerintah daerah dengan masyarakat.

“Kegiatan ini cukup penting dilakukan setiap tahun dalam mempererat jalinan silaturahim antara masyarakat dengan unsur Forkopimda di 12 Kecamatan di Kabupaten Gunung Mas,” kata Binartha, Selasa (26/3/2024). Safari Ramadan, kata Binartha sebagai solusi untuk menyembuhkan beberapa ‘penyakit’ yang mulai menyerang umat manusia. Beberapa ‘penyakit’ dimaksud, yakni Kuman (Kurang Iman), Kurap (Kurang Rapi), Kudis (Kurang Disiplin) serta Kutil (Kurang Teliti).

“Yang kami maksud kurang iman ialah sudah mulai memudarnya kepercayaan antara pemimpin dan rakyatnya. Sedangkan kurang rapi adalah suatu kebiasaan mengerjakan pekerjaan dengan tidak memperhatikan kerapihan,” ujarnya. Menurut dia ‘penyakit’ Kudis (Kurang disiplin) belakangan ini tampaknya mulai menyerang sejumlah aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Gumas. Hal ini sangat mengganggu tugas pelayanan kepada masyarakat.

Begitu juga ‘penyakit’ Kutil (Kurang Teliti) sepertinya juga mulai menghinggapi sejumlah ASN dan juga masyarakat. Kutil ini maksudnya mengerjakan pekerjaan kurang memperhatikan faktor ketelianya. Sehingga ada saja pekerjaan yang tidak sesuai dengan yang diharapkan. “Dari kurang teliti akan berakibat pada kekeliruan yang selanjutnya menghasilkan hal-hal yang tidak diharapkan,” tukas dia.

Untuk mengatasi semua penyakit tersebut, lanjut calon legislative Gumas dengan perolehan suara terbanyak solusinya dengan empat jiwa. Yaitu jiwa cerdas artinya mampu mengoptimalkan kemampuan dalam menyelesaikan masalah. “Kemudian jiwa keras maksudnya ialah selalu optimis menghadapi tantangan, selanjutnya jiwa tuntas yaitu mengerjakan tugas hingga selesai,” pungkas Obin.(pra)

EDITOR: TOPAN

https://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.co

Related Articles

Back to top button