BeritaKALTENGNASIONALPalangka Raya

BMKG Imbau Warga Waspada Puncak Musim Hujan, Risiko Bencana Hidrometeorologi Meningkat

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di seluruh Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu terjadinya bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang.

Imbauan ini di sampaikan seiring masuknya sebagian besar wilayah Indonesia ke puncak musim hujan, yang di picu oleh di namika atmosfer aktif dan peningkatan kelembaban udara di lapisan atmosfer.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menjelaskan bahwa dalam sepekan ke depan sebagian besar wilayah Indonesia di prakirakan akan mengalami cuaca berawan hingga hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, di sertai potensi peningkatan hujan menjadi sedang hingga sangat lebat di sejumlah daerah.

“Kondisi atmosfer saat ini cukup labil dan kaya uap air akibat aktifnya monsun Asia serta suhu muka laut yang hangat. Ini menjadi sinyal kuat bahwa kita semua harus meningkatkan kesiapsiagaan,” tegas Dwikorita, Kamis (6/11/2025).

Berdasarkan analisis peringatan dini BMKG, wilayah yang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat meliputi: Aceh, Sumatera bagian selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Kami Mengimbau Masyarakat Untuk Selalu Memantau Informasi Cuaca Terkini

Dwikorita menambahkan, sekitar 43,8 persen wilayah Indonesia atau 306 Zona Musim (ZOM) telah memasuki musim hujan. Puncak musim hujan nasional di perkirakan terjadi secara bertahap mulai November 2025 hingga Februari 2026, dengan puncak tertinggi pada Desember 2025–Januari 2026.

Periode tersebut di nilai sebagai fase yang rawan terhadap peningkatan curah hujan tinggi dan potensi bencana hidrometeorologi di berbagai wilayah.

Sementara itu, Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya, Neng Arini, menjelaskan bahwa dalam sepekan ke depan, wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) secara umum di prakirakan berawan hingga hujan ringan. Namun, sebagian wilayah berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat di sertai petir dan angin kencang.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi cuaca terkini dan mengambil langkah pencegahan guna mengurangi risiko dampak bencana hidrometeorologi,” ujarnya.

Menurut BMKG Palangka Raya, suhu udara di wilayah Kalteng di perkirakan berkisar antara 23°C hingga 34°C, dengan kelembapan udara 60–100 persen. Arah angin umumnya bertiup dari Barat Daya hingga Timur dengan kecepatan 5–25 kilometer per jam.

BMKG mengingatkan, masyarakat di imbau agar tidak berteduh di bawah pohon besar, papan reklame, atau tiang listrik saat hujan dan angin kencang, serta segera melapor kepada pihak berwenang jika menemukan potensi bahaya di lingkungan sekitar. (pra)

EDITOR: TOPAN

Related Articles

Back to top button