DISKOMINFOSANTIK KALTENG

Optimalisasi DBH DR untuk Pemulihan Lahan Kritis di Kalteng

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, menegaskan pentingnya optimalisasi pemanfaatan Dana Bagi Hasil Dana Reboisasi (DBH DR) sebagai langkah strategis dalam pemulihan lahan kritis dan pelestarian hutan di wilayah Kalteng.

Berdasarkan Peta Lahan Kritis Nasional 2022, luas lahan kritis di Kalimantan Tengah mencapai 819.682 hektare. Menghadapi kondisi ini, Edy mendorong dinas terkait untuk memanfaatkan DBH DR secara maksimal guna mengatasi degradasi lingkungan.

“Pemulihan lahan kritis harus dilakukan secara terarah dan berkelanjutan. Kita ingin membangun sektor kehutanan yang lestari, menjaga kelestarian hutan, serta melindungi flora dan fauna di dalamnya. Sinergi antar-pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa masalah lahan kritis perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah dan masyarakat. Oleh karena itu, ia mendorong kolaborasi aktif antara Dinas Kehutanan dan berbagai pihak agar program rehabilitasi lahan dapat berjalan efektif.

“Kami berharap kerja sama yang solid dengan berbagai pemangku kepentingan dapat menghasilkan solusi konkret dalam memulihkan lahan kritis sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem di Kalimantan Tengah,” pungkasnya. (pra)

EDITOR : TOPAN

Related Articles

Back to top button