Bupati Lamandau Resmikan Bazar Babukung Urban Market
NANGA BULIK, Kalteng.co-Bupati Lamandau H Hendra Lesmana secara resmi membuka kegiatan Bazar Babukung Urban Market Kabupaten Lamandau tahun 2022, Minggu (20/11/2022).
Kegiatan yang pusatkan di Halaman Pasar Induk, Kota Nanga Bulik tersebut, dijadwalkan digelar selama 11 hari, dan merupakan rangkaian dari Festival Babukung yang puncaknya akan digelar pada tanggal 28-30 November 2022 mendatang.
Pembukaan ditandai dengan dipukulnya gong, oleh Bupati Lamandau dengan disaksikan Ketua DPRD Lamandau, unsur forkopimda, dan sejumlah pejabat dilingkungan Pemkab Lamandau.
Dalam sambutannya, Bupati Lamandau H Hendra Lesmana mengatakan, Festival Babukung menjadi festival kebanggaan masyarakat Kabupaten Lamandau karena merupakan hasil sinergitas antara pemerintah daerah dan masyarakat untuk bersama memadukan dan melestarikan kearifan budaya lokal menjadi festival budaya.
“Kita patut berbangga, karena Festival Babukung yang kita miliki ini berhasil masuk dalam Kharisma Event Nusantara tahun 2021 pada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, sehingga menjadikan festival budaya ini menjadi salah satu event nasional yang paling ditunggu, serta diminati oleh banyak wisatawan,”ujar Bupati Lamandau H Hendra Lesmana, disela-sela kegiatannya saat membuka kegiatan Bazar Babukung Urban Market, di Halaman Pasar Induk Kota Nanga Bulik, Minggu (20/11/2022).
Bupati menjelaskan, pada event kali ini, pihaknya mengangkat tema “Bangkit dan Pulih”, hal ini sejalan dengan kondisi daerah, sekaligus menandakan bahwa Kabupaten Lamandau mampu dan terus berusaha agar ekonomi bergairah bangkit dan pulih dari tekanan Covid-19.
“Saya percaya bahwa Kabupaten Lamandau memiliki potensi ekonomi kerakyatan yang cukup besar, potensi-potensi itu secara riil ada dan bersentuhan dengan aktivitas ekonomi kerakyatan, termasuk potensi usaha kecil dan menengah yang selama ini mampu menjadi salah satu penggerak perekonomian masyarakat Kabupaten Lamandau,” jelasnya.
Bazar yang digelar sejak tanggal 20-30 November 2022, merupakan upaya pemerintah daerah dalam rangka untuk mendorong tumbuh kembang pelaku UMKM agar lebih produktif dan berdaya saing.
Ditambahkannya, bazar ini sangat lengkap, dengan menyiapkan banyak kebutuhan masyarakat, tidak hanya kebutuhan pokok, tapi juga tersedia berbagai bentuk kerajinan masyarakat desa/kecamatan seperti tenun, kopi, hingga jajanan di masing-masing stand dengan jumlah total 136 stand.
“Harapan kami, melalui bazar ini nantinya bisa membantu mempercepat pertumbuhan ekonomi khususnya kita, sekaligus membantu meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM di Lamandau,” pungkasnya. (lan)




