Calon Rektor UPR, Prof Bhayu Rhama Janji Prioritaskan Pembenahan Fakultas

PALANGKA RAYA, kalteng.co – Calon Rektor Universitas Palangka Raya (UPR), Prof. Bhayu Rhama, S.T., M.B.A., Ph.D., menegaskan Fakultas Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan (FPKP) akan menjadi salah satu prioritas pengembangan, apabila dirinya terpilih memimpin UPR.
Menurut Bhayu, pembenahan sarana dan prasarana menjadi kebutuhan paling mendesak agar proses pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal.
“Di tahun pertama, prioritas kami adalah memastikan ketersediaan listrik, internet atau Wi-Fi, ruang kelas yang nyaman, ruang dosen, serta meja kerja dosen. Itu menjadi persoalan paling mendasar agar mahasiswa dan sivitas akademika betah berada di kampus,” ujarnya usai sosialisasi di FPKP UPR, Senin (22/6/2026).
Selain pembenahan fasilitas dasar, Bhayu juga menyoroti kondisi Laboratorium Teknologi Hasil Hutan yang hingga kini belum diperbaiki setelah mengalami kebakaran. Menurutnya, laboratorium tersebut beserta peralatan di dalamnya akan menjadi salah satu prioritas untuk segera dipulihkan.
Ia juga mencatat sejumlah tantangan akademik di FPKP. Dari delapan program studi yang ada, belum ada yang berstatus program studi unggul. Padahal, dari sisi sumber daya manusia dinilai sudah memadai, namun masih memerlukan penguatan sarana prasarana dan kelengkapan dokumen pendukung.
Di bidang akademik, Bhayu menilai angka kelulusan tepat waktu masih perlu ditingkatkan. Berdasarkan data yang ia miliki, lulusan tepat waktu baru mencapai 20,84 persen, masih di bawah target yang ditetapkan kementerian.
Selain itu, jumlah mahasiswa baru di FPKP juga mengalami penurunan. Untuk mengatasinya, ia berencana memperkuat promosi melalui media sosial dan mengembangkan program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) guna menarik lebih banyak mahasiswa.
Bhayu menilai FPKP memiliki peluang besar berkembang karena sejalan dengan program strategis nasional di bidang ketahanan pangan. Menurutnya, kebutuhan sumber daya manusia di sektor pertanian akan terus meningkat seiring program pemerintah dalam pencetakan sawah dan penguatan ketahanan pangan nasional.
“Fakultas Pertanian memiliki prospek yang sangat baik karena mendukung program ketahanan pangan nasional. Ini harus menjadi daya tarik bagi calon mahasiswa, sehingga lulusan memiliki peluang kerja yang jelas,” katanya.
Ia menegaskan target utama pengembangan FPKP adalah menghadirkan fasilitas belajar yang layak, meningkatkan kualitas program studi menuju status unggul, serta menambah jumlah mahasiswa baru agar fakultas tersebut semakin berdaya saing. (bam)



