Dana Desa Buat Main Judi Online, Kepala Desa Ditahan

Dana Desa
BARBUK : Kapolres Kapuas AKBP Manang Soebeti didampingi Wakapolres Kompol Iqbal Sengaji dan Kasatreskrim AKP Kristanto Situmeang menunjukan tersangka Wijaya merupakan Kades Pantai dan barang bukti di Mapolres setempat, Senin (2/8/2021). FOTO GALIH/KALTENG POS

KUALA KAPUAS, Kalteng.coDana Desa buat main judi online, Kepala Desa Pantai ditahan polisi. Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Kapuas menahan Wijaya (33) karena diduga melakukan Tipikor Dana Desa (DD) 2020 yang dialokasikan untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT).

Hal ini terungkap, dalam rilis yang dihadiri Kapolres Kapuas AKBP Manang Soebeti didampingi Kasatereskrim AKP Kristanto Situmeang, Senin (2/8/2021).

Baca Juga:  Vaksinasi Keliling Handil Door To Door

“Kita sudah menahan tersangka Wijaya, karena melakukan korupsi,” ucap Kapolres Kapuas AKBP Manang Soebeti.

Kapolres menegaskan dana yang dikorupsi yaitu BLT dampak dari pandemi Covid-19, dan juga tidak melakukan kegiatan fisik berupa bangunan yang menggunakan anggaran Dana Desa, sehingga mengakibatkan kerugian keuangan negara Rp791.064.500.

Baca Juga:  Mengurus Pelayanan Pemerintahan Wajib Sudah Divaksin

“Uang tersebut dipergunakan untuk kepentingan pribadi, antara lain bayar utang, membayar kredit mobil, bayar rental mobil, hiburan malam, dan bermain judi online,” jelasnya.