BeritaDPRD GUNUNG MASLEGISLATIF

Dewan Beri Nilai Plus Disdukcapil Gumas

KUALA KURUN, Kalteng.co – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Gunung Mas (Gumas) mendapat apresiasi dari wakil. Ini disampaikan anggota DPRD Gumas Mas Punding S Merang terkait inovasi pelayanan kepada masyarakat. Inovasi yang diluncurkan Disdukcapil dinamai Senyum Tabela. Yakni sebuah program pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) bagi anak usia dari 16 tahun ke atas. Program Senyum Tabela ini tersebar di 12 kecamatan di wilayah Gumas.

Anggota DPRD Gunung Mas Punding S Merang menyambut baik langkah tepat yang dilakukan Disdukcapil dalam melayani masyarakat. Apalagi dengan inovasi baru Senyum Tabela yang melayanai Adminduk bagi anak yang berusia 16 tahun. “Saya mengapresiasi program perekaman oleh Disdukcapil dikhususkan untuk anak yang sudah berusia 16 tahun ini. Program ini sangat membantu masyarakat kita di setiap kecamatan,” ucap Punding S Merang, belum lama ini.

Menurut Punding, melayani masyarakat dengan jemput bola itu sangatlah tidak mudah menjangkau di 12 kecamatan yang desanya berjumlah 114 desa. Sangat membutuhkan pengorbanan sampai ke plosok-plosok. “Kita berharap kepada mereka diberikan nilai plus, karena sudah bersusah payah melayani masyarakat kita agar mendapatkan Adminduk warga, sehingga mengcover data dari desa-desa,” ujarnya.

Punding berharap meskipun program Senyum Tabela sudah cukup bagus membantu masyarakat di pedesaan dalam mengurus Adminduk. Nmaun Disdukcapil harus terus melakukan inovasi dalam melayani pengurus Adminduk masyarakat. Adminduk sangat penting untuk mengetahui data penduduk yang kongrit.

Jika da penduduk sudah tercatat di Dukcapil, maka akan memudah pemerintah ketika memberikan bantuan sosial dan sebagainya. Misalnya pembagian besar untuk warga yang kurang mampu, datanya akan menggunakan yang tercatat di Dukcapil. Terpisah, Kepala Disdukcapil Gumas Barthel menjelaskan program Senyum Tabela itu merupakan program yang dilakukan sejak tahun 2022 lalu. Tugasnya mendata masyarakat di sejumlah sekolah SMA/SMK yang ada di 12 kecamatan.

“Data yang tercatat di kita sekitar 400 warga yang sudah berusia 16 tahun dilakukan perekaman di SMAN 1 Sepang, hingga Manuhing. Nanti setelah umur 17 tahun baru bisa kita cetak. Program ini sangat membantu kita,” akuinya.(pra)

EDITOR: TOPAN

https://kalteng.co

Related Articles

Back to top button