BeritaHukum Dan Kriminal

Diduga Penimbunan BBM, Kebakaran Ruko di RTA Milono Picu Ledakan dan Hanguskan Tiga Mobil

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Kebakaran hebat terjadi di sebuah ruko dua pintu di Jalan RTA Milono, tepat di samping Toko Gemilang, Kota Palangka Raya, Rabu (22/4/2026). Peristiwa ini diduga bermula dari aktivitas pemindahan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax yang disebut-sebut merupakan hasil melangsir, hingga memicu korsleting listrik dan ledakan di dalam bangunan.

Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran Kota Palangka Raya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan adanya kebakaran yang berasal dari dalam ruko. Api diketahui pertama kali muncul saat pemilik ruko, Lucky (20) melakukan pemindahan BBM menggunakan pompa minyak yang terhubung dengan listrik.

Jafung Analis Kebakaran Ahli Muda Damkar Kota Palangka Raya, Sucipto, mengungkapkan bahwa sumber api diduga berasal dari korsleting pada alat pompa BBM yang digunakan saat proses pemindahan berlangsung. “Dugaan awal, kebakaran dipicu korsleting pada pompa BBM yang sedang digunakan untuk memindahkan Pertamax dari satu tangki ke tangki lainnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, saat itu korban tengah memindahkan BBM dari tangki plastik berkapasitas 1.000 liter ke tangki lainnya yang berada di atas bak mobil. Di lokasi juga terdapat sekitar 30 jeriken berkapasitas 35 liter yang berada di atas bak kendaraan tersebut dan rencananya akan dibawa ke wilayah Gunung Mas.

“Pada saat pemindahan menggunakan pompa minyak, tiba-tiba muncul percikan api yang langsung menyambar BBM, sehingga api dengan cepat membesar di dalam ruko,” jelasnya.

Sucipto menambahkan, korban sempat berupaya mencabut aliran listrik dari dinding ruko untuk menghentikan sumber api, namun kobaran api sudah tidak dapat dikendalikan dan memicu ledakan.

“Korban berusaha melepas colokan listrik, tetapi api sudah terlanjur besar hingga menyebabkan ledakan di dalam ruko,” katanya.Api kemudian menyebar dengan cepat akibat tumpahan BBM yang mengalir ke lantai bagian depan ruko yang miring. Kobaran api pun menjalar ke kendaraan yang terparkir di sekitar lokasi.

“Akibat kejadian ini, tiga unit mobil terbakar, termasuk satu milik korban, serta enam sepeda motor milik warga sekitar dan satu kendaraan operasional gudang,” ungkapnya. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa tersebut sempat membuat panik warga sekitar. Beruntung, seluruh penghuni ruko berhasil menyelamatkan diri, termasuk orang tua korban yang dalam kondisi selamat tanpa luka.

Sucipto mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pemindahan BBM secara sembarangan, terutama dengan menggunakan peralatan listrik di dalam ruangan tertutup. “Kami mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan pemindahan BBM dengan alat listrik yang berisiko menimbulkan percikan api, karena sangat berbahaya dan berpotensi menyebabkan kebakaran besar,” pungkasnya.(oiq)

Related Articles

Back to top button