BeritaNanga Bulik

Dikepung Banjir, Gudang Padi Terendam, Ratusan Jiwa Mengungsi

NANGA BULIK, kalteng.co- Bencana banjir masih terjadi dan merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Lamandau dalam sepekan terakhir, banjir bahkan diketahui terus meluas di tujuh kecamatan dari total delapan kecamatan yang ada di Kabupaten yang berjuluk Bumi Bahaum Bakuba tersebut.

Akibatnya, ribuan warga terkena dampak banjir, dan ratusan diantaranya terpaksa harus mengunsi ketempat yang lebih aman di posko pengungsian yang telah disiapkan oleh pemerintah daerah. Tak hanya itu musibah banjir yang terjadi kali ini dianggap cukup parah dari musibah banjir sebelumnya dua bulan lalu, lantaran banjir mengakibatkan rusaknya sejumlah rumah serta gudang cadangan padi milik warga akibat diterjang banjir.

Berdasarkan data yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamandau, per hari Minggu 13 September, tujuh kecamatan yang terendam banjir diantaranya, Kecamatan Belantikan Raya, Kecamatan Batangkawa, Kecamatan Lamandau, Kecamatan Bulik, Kecamatan Bulik Timur, Kecamatan Delang, dan Kecamatan Sematu Jaya.

https://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.co

“Untuk Kecamatan Belantikan Raya terdapat 12 desa yang terdampak banjir, sedangkan untuk jumlah warga terdampak sebanyak 462 KK atau 1.154 jiwa. Selain itu, satu rumah warga di Desa Petarikan diketahui roboh dan dua rumah ikut tergeser akibat banjir,” kata Kepala BPBD Lamandau Edison Dewel, dalam laporan bencana banjir yang diterima awak media.

https://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.co

Sedangkan Kecamatan Batangkawa ada 8 desa yang terdampak, dengan jumlah warga terdampak sebanyak 179 KK, selain merendam rumah warga, air juga menggenangi jurung (tempat padi), serta 5 fasilitas umum seperti kantor, pustu, polindes, dan dermaga. Selain itu dua ekor hewan ternak sapi milik warga hilang akibat terbawa arus banjir.

Warga terdampak paling banyak terdapat di Kecamatan Bulik, Kota Nanga Bulik, dengan jumlah warga terdampak sebanyak 910 jiwa atau 341 KK, dengan merendam 4 desa dan 1 kelurahan, terdapat 2 fasilitas umum dan fasilitas sosial yang ikut terendam banjir. Sedangkan di Kecamatan Lamandau, terdapat 292 KK yang terdampak banjir dari 8 desa, termasuk 2 fasilitas umum.

“Selanjutnya untuk Kecamatan Bulik Timur, banjir merendam 1 Desa Nanga Palikodan, terdapat  56 jiwa dari 19 KK yang terdampak, serta merendam 9 fasilitas umum dan 1 fasilitas sosial,” ujar Edison Dewel.

Sementara untuk Kecamatan Delang dan Sematu Jaya, banjir terpantau masih belum meluas, genangan air masih dalam kategori ringan. “Total keseluruhan warga yang terdampak banjir sebanyak 2.977 jiwa atau 1.293 KK, dari jumlah tersebut sebanyak 279 jiwa atau 82 KK mengunsi,” jelasnya.

Diketahui, hingga kini beberapa wilayah masih terdampak banjir dan kondisinya masih terendam, BPBD bersama tim terus mensiagakan petugas di lokasi banjir. Sementara itu bantuan mulai disalurkan kepada sejumlah warga terdampak bencana banjir khususnya yang tinggal di pengungsian. (lan)

Related Articles

Back to top button