BeritaEKSEKUTIFKabar DaerahPalangka RayaPEMKO PALANGKA RAYAPeristiwa

Ditinggal Penghuni, Satu Kamar Barak di Jalan Garuda Palangka Raya Nyaris Ludes Terbakar

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Peristiwa kebakaran terjadi di sebuah kamar barak di kawasan Jalan Garuda, Kota Palangka Raya, Kamis (19/3/2026). Kebakaran diduga berasal dari mesin cuci yang kemudian merembet ke sejumlah barang rumah tangga di dalam ruangan.

Api pertama kali diketahui oleh seorang tetangga yang mencium bau benda terbakar saat sedang berada di depan barak dengan jarak sekitar lima meter dari lokasi kejadian. Bau menyengat tersebut memicu kecurigaan hingga akhirnya dilakukan pengecekan.

Setelah ditelusuri, tetangga melihat kepulan asap hitam pekat keluar dari dalam kamar kontrakan. Ia kemudian meminta bantuan warga lainnya untuk memastikan sumber asap tersebut.

Seorang warga bahkan sempat naik ke bagian atap untuk melihat kondisi di dalam kamar. Dari situ diketahui bahwa api sudah membesar di area dekat mesin cuci dan kulkas.

Jafung Analis Kebakaran Ahli Muda Damkar Kota Palangka Raya, Sucipto, mengatakan bahwa kebakaran diduga bermula dari mesin cuci yang kemudian menjalar ke barang-barang lain di sekitarnya.

“Objek yang terbakar utama adalah mesin cuci, kemudian api merembet ke sebagian kulkas serta pakaian dan perabotan rumah tangga lainnya,” ujarnya, Jumat (20/3/2026).

Ia menjelaskan, kondisi ruangan yang tertutup membuat asap pekat memenuhi hampir seluruh bagian kamar hingga menjalar ke bagian depan barak.

“Akibat kebakaran tersebut, satu ruangan barak menjadi hitam pekat dari bagian belakang hingga ke depan karena dipenuhi asap,” jelasnya.

Ia menambahkan, saat kejadian berlangsung, penghuni kamar diketahui sedang tidak berada di tempat sejak sore sebelumnya. Bahkan hingga kebakaran terjadi, penghuni belum kembali.

“Pengontrak kamar bersama keluarganya sedang tidak berada di lokasi sejak kemarin sore dan belum mengetahui kejadian ini saat api mulai membesar,” katanya.

Beruntung, warga sekitar dengan sigap melakukan pemadaman secara bersama-sama sebelum api meluas ke bangunan lain. Upaya tersebut berhasil memperkecil kobaran api.

“Penanganan awal oleh warga sangat cepat sehingga api tidak sempat meluas ke kamar lain di barak tersebut,” tambahnya.

Tim Rescue Damkar Regu 3 yang tiba di lokasi kemudian melakukan pendinginan dan memastikan tidak ada sisa bara api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.

“Kami melakukan proses pendinginan untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak ada potensi penyalaan kembali,” pungkasnya. (oiq)

https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co

Related Articles

Back to top button