Donna Fabiola Ditangkap, Polisi Buru Sang Suami yang Jadi Pengendali Narkoba Internasional
KALTENG.CO-Dunia hiburan tanah air kembali dikejutkan dengan kabar penangkapan figur publik terkait kasus barang haram.
Selebgram Donna Fabiola dilaporkan harus berurusan dengan hukum setelah diringkus oleh pihak kepolisian di kawasan Kuta Utara, Bali. Penangkapan ini diduga kuat berkaitan dengan jaringan peredaran narkoba internasional.
Detik-Detik Penangkapan di Parkiran
Aksi penangkapan Donna Fabiola sempat terekam kamera dan viral di media sosial, salah satunya diunggah oleh akun Instagram @jabodetabek24info. Dalam video tersebut, selebgram dengan pengikut lebih dari 30 ribu ini terlihat diamankan oleh petugas di sebuah area parkir mobil.
Donna, yang saat itu mengenakan pakaian serba putih, sempat menunjukkan reaksi pemberontak dan tidak terima saat hendak dibawa. Namun, petugas dengan sigap menenangkan situasi. Sebelum digiring untuk pemeriksaan lebih lanjut, Donna terlihat sempat mengambil tas miliknya dari dalam mobil.
Target Peredaran: Konser DWP 2025 di GWK
Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, Donna Fabiola dicurigai sebagai bagian dari jaringan yang hendak mengedarkan narkoba di acara Djakarta Warehouse Project (DWP) 2025. Festival musik elektronik bergengsi tersebut digelar di Garuda Wisnu Kencana (GWK), Badung, Bali.
Gerak-gerik Donna yang mencurigakan di lokasi konser memicu tim dari Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri untuk melakukan tindakan tegas.
Barang Bukti yang Disita
Polisi melakukan penggeledahan menyeluruh terhadap Donna dan kendaraannya. Dari hasil operasi tersebut, ditemukan berbagai jenis narkotika yang siap edar, antara lain:
- 6 gram Kokain
- 12 butir Pil Ekstasi
- 6 gram Ganja
- 8 gram MDMA
Melibatkan Jaringan Internasional dan Suami DPO
Kasus ini ternyata memiliki dimensi yang lebih luas. Donna Fabiola tidak bekerja sendirian; ia ditangkap bersama empat orang rekannya yang sempat mencoba melarikan diri menggunakan mobil sebelum akhirnya berhasil dikepung petugas.
Hasil pengembangan penyelidikan mengungkap fakta mengejutkan:
- Jaringan Internasional: Peredaran ini diduga merupakan bagian dari sindikat narkoba lintas negara.
- Keterlibatan Suami: Pengendali utama dari jaringan ini diduga adalah suami Donna sendiri yang berinisial TDS.
- Status DPO: Saat ini, TDS telah resmi ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) dan tengah diburu oleh pihak kepolisian. (*/tur)




