BeritaFAMILYKESEHATANMETROPOLIS

Tuntas Atasi Plak Sebelum Jadi Karang Gigi: Panduan Lengkap Perawatan Mulut Sehat

KALTENG.CO-Karang gigi adalah masalah kesehatan mulut yang umum terjadi. Selain mengganggu penampilan dengan warna kuning atau kecokelatan, karang gigi yang dibiarkan menumpuk dapat berujung pada masalah gusi dan gigi yang lebih serius.

Memahami apa itu karang gigi, bagaimana ia terbentuk, dan cara efektif untuk mengatasinya adalah langkah pertama menuju senyum yang lebih sehat.


🧐 Apa Itu Karang Gigi dan Bagaimana Ia Terbentuk?

Karang gigi, atau yang dikenal juga sebagai calculus, adalah zat keras dan berkapur yang terbentuk di permukaan gigi. Karang gigi berasal dari penumpukan plak yang tersisa dan tidak dibersihkan dengan benar.

Proses pembentukan karang gigi terjadi dalam beberapa tahap:

1. Plak: Lapisan Awal yang Melekat

Plak sendiri merupakan lapisan lengket yang tidak berwarna atau berwarna kuning muda yang terbentuk dari sisa makanan, bakteri, dan air liur yang menempel pada gigi. Lapisan plak terbentuk cepat setelah Anda makan. Plak ini lembut dan dapat dengan mudah dihilangkan dengan menyikat gigi secara teratur dan flossing.

2. Mineralisasi Menjadi Karang Gigi

Ketika plak dibiarkan terlalu lama (biasanya lebih dari 24 hingga 72 jam), mineral dari air liur akan mengerasinya menjadi karang gigi. Proses pengerasan ini disebut mineralisasi.

Setelah mengeras menjadi karang gigi, ia tidak bisa lagi dihilangkan hanya dengan sikat gigi biasa di rumah.

📍 Lokasi Karang Gigi Favorit

Karang gigi umumnya berwarna kuning hingga kecokelatan dan sering muncul di area yang sulit dijangkau sikat gigi, seperti:

  • Bagian belakang gigi bawah (dekat dengan kelenjar air liur).
  • Di sekitar garis gusi (tempat pertemuan gigi dan gusi).

🚨 Bahaya Karang Gigi yang Dibiarkan

Karang gigi memiliki permukaan yang kasar. Permukaan ini menjadi tempat yang ideal bagi lebih banyak plak untuk menempel, menciptakan lingkaran setan.

Karang gigi yang menumpuk dan tidak ditangani dapat menyebabkan:

  • Gingivitis (Radang Gusi): Karang gigi di garis gusi mengiritasi dan membengkakkan gusi, menyebabkan perdarahan saat menyikat gigi.
  • Periodontitis: Jika gingivitis tidak diobati, infeksi dapat menyebar di bawah garis gusi, menyebabkan kerusakan pada tulang yang menopang gigi.
  • Bau Mulut (Halitosis): Akumulasi bakteri di karang gigi dapat menyebabkan napas tidak sedap.
  • Kerusakan Estetika: Warna karang gigi yang gelap sangat mengganggu penampilan.

✅ Solusi Rumahan: Mencegah Plak Menjadi Karang Gigi

Karang gigi yang telah menumpuk dan mengeras umumnya tidak dapat dibersihkan hanya dengan sikat gigi. Namun, jika lapisan karang gigi masih tipis dan untuk mencegah plak baru mengeras, kamu masih dapat mencoba membersihkannya sendiri di rumah dengan perawatan rutin yang tepat.

Dikutip dari sumber terpercaya seperti Alodokter dan HelloSehat, berikut adalah beberapa cara alami dan praktis yang dapat kamu coba di rumah untuk membersihkan plak dan mencegah karang gigi:

1. Tingkatkan Kebersihan Mulut yang Rutin dan Tepat

Ini adalah garis pertahanan terbaik:

  • Sikat Gigi Dua Kali Sehari: Gunakan sikat gigi berbulu lembut dan pasta gigi berfluoride. Sikat selama minimal dua menit dengan gerakan memutar yang lembut.
  • Gunakan Benang Gigi (Flossing): Flossing setiap hari adalah satu-satunya cara untuk menghilangkan plak di antara gigi dan di bawah garis gusi sebelum mengeras.
  • Berkumur dengan Obat Kumur Antiseptik: Gunakan obat kumur setelah menyikat gigi untuk membantu membunuh bakteri dan mengurangi plak.

2. Konsumsi Makanan Sehat dan Kurangi Gula

Bakteri dalam mulut menyukai gula. Mengurangi konsumsi makanan dan minuman manis serta bertepung berarti mengurangi “makanan” bagi bakteri penyebab plak.

  • Perbanyak Sayuran dan Buah: Makanan yang renyah seperti apel atau wortel dapat membantu membersihkan permukaan gigi secara alami.
  • Minum Air Putih: Air putih membantu membilas sisa makanan dan asam dari gigi.

3. Eksperimen dengan Bahan Alami (Sebagai Pelengkap)

Beberapa bahan alami dapat membantu mengikis plak tipis sebagai bagian dari rutinitas, bukan sebagai pengganti sikat gigi dan flossing:

  • Minyak Kelapa (Oil Pulling): Berkumur dengan satu sendok makan minyak kelapa selama 15-20 menit dapat membantu menarik bakteri dari mulut.
  • Campuran Baking Soda: Baking soda (natrium bikarbonat) bersifat abrasif ringan dan dapat membantu menghilangkan plak. Campurkan sedikit baking soda dengan air dan gunakan untuk menyikat gigi sesekali.

💡 Kapan Harus ke Dokter Gigi?

Penting untuk diingat: Begitu plak mengeras menjadi karang gigi, satu-satunya cara untuk menghilangkannya adalah melalui prosedur pembersihan profesional oleh dokter gigi atau perawat gigi.

Kunjungi dokter gigi Anda untuk scaling (pembersihan karang gigi) setidaknya dua kali setahun (setiap 6 bulan).

Dokter gigi akan menggunakan alat khusus untuk menghilangkan timbunan karang gigi yang membandel di atas dan di bawah garis gusi, memastikan senyum Anda tetap sehat dan terawat. (*/tur)

Related Articles

Back to top button