BeritaDPRD KOTAWARINGIN BARATLEGISLATIF

DPRD Kobar Targetkan Pengecoran Jalan 450 Meter di Kelurahan Baru pada Anggaran Perubahan

PANAGKALAN BUN, Kalteng.co-Penantian panjang warga RT 32 Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) akan akses jalan yang layak akhirnya menemui titik terang.

Setelah tujuh tahun usulan mereka tak kunjung membuahkan hasil, Anggota DPRD Kobar, Muhammad Isro Wahyudin, turun langsung meninjau lokasi untuk membawa solusi nyata.

Pria yang akrab disapa Wahyu ini melakukan kunjungan lapangan pada Kamis (11/2/2026) setelah menerima undangan dari warga setempat yang merasa aspirasi mereka selama ini terabaikan oleh pemerintah daerah.

Dalam kunjungan tersebut, Wahyu tidak datang sendiri. Ia menggandeng Kepala Bidang Perumahan dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Disperkim) Kobar untuk melihat langsung urgensi perbaikan infrastruktur di wilayah tersebut.

“Kami meninjau langsung dan kondisinya memang sangat memprihatinkan, rusak parah. Bayangkan saja, hampir 7 tahun warga mengusulkan pembangunan namun tak kunjung terealisasi,” ujar Wahyu saat memberikan keterangan kepada media.

Menurutnya, akses infrastruktur adalah hak dasar setiap warga yang wajib dipenuhi oleh pemerintah. Keterlambatan penanganan hingga lebih dari setengah dekade ini menjadi catatan serius bagi fungsi pengawasan legislatif.

Komitmen Pembangunan Bertahap: Dari Latrit hingga Cor Beton

Wahyu menegaskan bahwa ia akan mengawal ketat perbaikan jalan ini hingga benar-benar tuntas. Ia telah menyusun strategi penanganan bersama Dinas Perkim Kobar agar warga segera merasakan manfaatnya.

Strategi Penanganan Jalan RT 32:

Untuk memastikan mobilitas warga kembali lancar, rencana pembangunan akan dibagi menjadi dua tahap utama:

  • Jangka Pendek (Segera): Penanganan awal akan dilakukan dengan meratakan jalan menggunakan alat berat, kemudian dipadatkan dan ditimbun menggunakan tanah latrit. Hal ini bertujuan agar jalan segera nyaman dilalui meski dalam kondisi cuaca yang tidak menentu.

  • Jangka Panjang (Anggaran Perubahan): Wahyu berkomitmen memperjuangkan anggaran pengecoran jalan sepanjang 450 meter. Pengecoran (betonisasi) dipilih agar jalan memiliki daya tahan yang lama dan tidak kembali rusak dalam waktu singkat.

“Penanganan tahap awal akan segera dikerjakan. Sampai akhirnya kita akan perjuangkan di Anggaran Perubahan nanti untuk dicor. Warga kami harapkan untuk sedikit bersabar, paling tidak tahap awal ini akan kita perbaiki aksesnya terlebih dahulu,” pungkasnya.

Infrastruktur jalan di tingkat RT bukan sekadar akses transportasi, melainkan urat nadi ekonomi dan sosial warga. Dengan adanya komitmen dari Muhammad Isro Wahyudin, diharapkan ketimpangan pembangunan di Kelurahan Baru dapat segera teratasi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.(kob)

Related Articles

Back to top button