Elektabilitas PDIP Secara Nasional Anjlok, Demokrat Justru Meningkat

Suara-suara kritis terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan Covid-19 berdampak pada elektabilitas sejumlah parpol.

Survei Polmatrix Indonesia Di Lakukan
Pada 25 Juli-5 Agustus 2021

Melonjaknya dukungan publik terhadap Demokrat di sertai dengan anjloknya elektabilitas PDIP (16,2 persen). Untuk urutan kedua, Partai Gerindra dengan elektabilitas 13,1 persen. Demokrat juga berhasil menyalip parpol koalisi pemerintah, seperti PKB (8,3 persen) dan Golkar (8,0 persen).

Di papan tengah lainnya ada PKS (5,0 persen), Nasdem (3,9 persen), PPP (2,8 persen), Ummat (1,8 persen), dan PAN (1,4 persen). “Kemunculan Gelora turut menggerus basis dukungan terhadap PKS, demikian pula antara Ummat dan PAN,” lanjut Dendik.

Baca Juga:  Dana Wakaf untuk Pengentasan Kemiskinan

Pada papan bawah terdapat Perindo (0,8 persen), Hanura (0,6 persen), Berkarya (0,4 persen), dan PBB (0,2 persen). Lalu PKPI dan Garuda masing-masing 0,1 persen, sedangkan Masyumi Reborn nihil dukungan. Sisanya menyatakan tidak tahu/tidak jawab sebanyak 19,5 persen.

Baca Juga:  Cara Mencegah Kanker Serviks

Adapun survei Polmatrix Indonesia di lakukan pada 25 Juli-5 Agustus 2021 terhadap 2.000 responden. Semua responden tersebar di 34 provinsi. Survei di lakukan melalui telepon yang di pilih acak. Margin of error survei sebesar lebih kurang 2,2 persen, tingkat kepercayaan 95 persen.(tur)