Gasak Walet di Pulpis, Maling Bersaudara Dibekuk di Palangka Raya

Gasak Walet
SPESIALIS : Polisi meringkus dua orang maling sarang walet di Kabupaten Pulang Pisau, Selasa (8/6/2021) malam. FOTO: OIQ/KALTENG.CO

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Sepasang saudara nekat membobol dan menggasak sarang burung walet. Tidak hanya sekali. Karena merasa tidak ketahuan, mereka melakukanya hingga tiga kali.

Tidak tanggung-tanggung, Guntur Sahbana (30) dan M Effendi (30) dari Kota Palangka Raya ini menggasak sarang burung walet di Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau.

Aksinya mereka di ketahui terakhir kali terjadi pada Selasa (8/6/2021) sekitar pukul 01.30 WIB. Dengan menggunakan seutas tali dan alat gancu, mereka memanjat dan masuk melalui lubang jalan masuknya burung di bagian atas bangunan.

Perbuatan keduanya terekam CCTV, mereka berhasil masuk dan mengambil sarang burung walet menggunakan alat khusus dengan berat total sekitar satu kilogram. Yang mana dari nominal berat itu memiliki kerugian hingga puluhan juta rupiah.

Informasi yang berhasil di himpun Kalteng.co di lapangan, mereka beraksi sebanyak tiga kali. Alhasil, keduanya kurang lebih berhasil meraup sebanyak enam kilogram sarang burung waret.

Pelarian kedua tidak berjalan mulus. Jejak mereka terendus oleh Tim Macan Kalteng yang di pimpin Ipda Teguh Triyono untuk membackup Resmob Polres Pulpis guna menangkap duo bersaudara pembobol sarang burung walet ini.

Di hari yang sama, mereka berhasil di ringkus. Guntur di amankan di sebuah wisma di Jalan Antang Kalang V, Kecamatan Pahandut. Sementara Effendi di ciduk di kediamannya di Jalan Manduhara, Kecamatan Sabangau, Selasa (8/6/2021) malam.

Kanit Jatanras Polda Kalteng, Ipda Teguh Triyono, membenarkan peristiwa tersebut. Pihaknya telah mengamankan dua penggasak sarang burung walet di Kabupaten Pulpis.

“Usai berhasil di amankan, keduanya di serahkan dan di bawa menuju Polres Pulang Pisau guna mempertanggungjawabkan perbuatannya dan kepentingan pengembangan lainnya,” katanya, Rabu (8/6/2021).

Adapun barang bukti yang di amankan, yakni satu tali warna putih yang ada pengaitnya terbuat dari besi, satu senter kepala warna hitam kuning, satu pisau warna hijau, satu tas ransel merek Alto warna merah, satu celana pendek kain warna abu-abu.

Lalu satu buah baju kaos lengan pendek warna hitam, satu buah jaket merek AFS jeep warna hitam, satu buah jaket warna biru merek Rockid, satu buah helm merek GM warna merah hitam, satu helm standar merek Yamaha warna hitam, satu pisau, satu sepeda motor Yamaha mio warna hitam kuning, satu kartu ATM BNI dan satu nota penjualan sarang burung walet. (oiq)