Gubernur Agustiar Sabran Cetak Sejarah, Pilih Sosok Perempuan sebagai Pj Sekda Provinsi Kalteng

PALANGKA RAYA, Kalteng.co-Sebuah babak baru dalam sejarah birokrasi Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) resmi tercipta. Spekulasi publik mengenai siapa yang akan mengisi kursi strategis Sekretaris Daerah (Sekda) pasca-purna tugasnya Leonard S. Ampung akhirnya terjawab dengan sebuah kejutan yang membanggakan.
Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, resmi melantik Linae Victoria Aden sebagai Penjabat (Pj.) Sekda Kalimantan Tengah pada Selasa (31/3/2026) malam di Istana Isen Mulang.
Pelantikan ini bukan sekadar rotasi jabatan biasa; Linae tercatat sebagai perempuan pertama dalam sejarah pemerintahan Provinsi Kalteng yang menduduki posisi puncak birokrasi tersebut.
Jejak Karier dan Dedikasi: Dari P3APPKB ke Kursi Sekda
Kepercayaan yang diberikan Gubernur Agustiar Sabran kepada Linae Victoria Aden bukanlah tanpa alasan. Berdasarkan rekam jejak dan pengalaman panjang di pemerintahan (Curriculum Vitae), Linae dikenal sebagai sosok birokrat yang memiliki kapasitas mumpuni di berbagai bidang strategis.
Sebelum dipercaya menjadi “motor” penggerak birokrasi Kalteng, Linae memegang tanggung jawab besar sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Provinsi Kalteng. Di instansi tersebut, ia dikenal gigih memperjuangkan isu-isu kesejahteraan keluarga dan perlindungan hak perempuan serta anak.
Tak hanya itu, kemampuannya dalam manajemen pemerintahan semakin teruji saat ia mengemban tugas ganda sebagai Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Setda Provinsi Kalteng. Pengalaman memimpin dua sektor yang berbeda secara bersamaan ini membuktikan efisiensi dan ketahanan kerja yang luar biasa dari sosok Linae.
Pecahkan “Glass Ceiling” di Bumi Tambun Bungai
Penunjukan Linae Victoria Aden sebagai Pj. Sekda membawa pesan kuat mengenai kesetaraan gender di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Sebagai perempuan pertama di posisi ini, Linae membuktikan bahwa kompetensi, integritas, dan dedikasi adalah indikator utama dalam meniti karier di birokrasi, terlepas dari latar belakang gender.
Dalam arahannya, Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa jabatan ini memiliki bobot tanggung jawab yang sama beratnya dengan pejabat definitif.
“Ini bukan hanya jabatan, tapi tanggung jawab besar. Jalankan dengan kerja keras, keikhlasan, dan kecerdasan demi kepentingan masyarakat Kalimantan Tengah,” tegas Gubernur dalam sambutannya di hadapan unsur Forkopimda.
Tugas Berat Menanti: Menjadi Motor Penggerak Birokrasi
Sebagai Pj. Sekda, Linae Victoria Aden kini memikul tanggung jawab sebagai “dirigen” bagi seluruh Perangkat Daerah (PD). Tugas utamanya meliputi:
Koordinasi Kebijakan: Menyelaraskan program strategis daerah agar sejalan dengan visi Gubernur.
Akselerasi Pembangunan: Memastikan implementasi kebijakan nasional maupun daerah berjalan efektif dan akuntabel.
Soliditas Internal: Membangun komunikasi yang harmonis antarinstansi untuk mempercepat penyelesaian persoalan daerah.
Gubernur Agustiar juga mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak bisa dicapai sendirian. Ia meminta seluruh jajaran OPD untuk memberikan dukungan penuh kepada Linae agar roda pemerintahan tetap berjalan optimal dan efisien.
Harapan Baru untuk Kalteng Berkah
Dengan pengalaman panjang dan gaya kepemimpinan yang komunikatif, Linae Victoria Aden diharapkan mampu membawa perubahan positif. Publik kini menaruh harapan besar pada pundaknya untuk memastikan tata kelola pemerintahan yang transparan dan melayani.
Pelantikan ini menjadi pengingat bagi seluruh ASN di Kalimantan Tengah bahwa pintu prestasi terbuka lebar bagi siapa saja yang memiliki kapasitas. Selamat bertugas, Ibu Linae Victoria Aden. Sejarah baru telah dimulai, dan masyarakat menanti aksi nyata untuk kemajuan Bumi Tambun Bungai. (pra)



