BeritaDISKOMINFO KALTENGDiskominfosantikDISKOMINFOSANTIK KALTENGPEMPROV KALIMANTAN TENGAH

Gubernur Serahkan DIPA dan Daftar Alokasi TKD ke 12 Perangkat Daerah dan Instansi Vertikal Pemprov Kalteng

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Sugianto Sabran menyerahkan secara simbolis Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) kepada Kepala Kantor Wilayah/Instansi Vertikal dan Perangkat Daerah lingkup Prov. Kalteng serta Buku Daftar Alokasi Transfer ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2023 Provinsi Kalteng dan DIPA Kementerian/Lembaga lingkup Kabuparen/kota kepada para bupati dan wali kota, di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Jumat (2/12/2022).

Untuk diketahui, pada tanggal 1 Desember 2022, Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran telah menerima DIPA dan Daftar Alokasi TKD tahun anggaran 2023 dari Presiden Republik Indonesia (RI) secara virtual.

https://kalteng.co https://kalteng.co https://kalteng.co

Sebanyak 12 Perangkat Daerah dan Instansi Vertikal lingkup Pemprov Kalteng menerima DIPA secara simbolis, yaitu Kepolisian Daerah Kalteng, Kejaksaan Tinggi Kalteng, Pengadilan Tinggi Palangka Raya, Korem 102/Pjg, Universitas Palangka Raya, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM, Kantor Wilayah Kementerian Agama, Badan Pusat Statistik, Kantor Wilayah Kementerian ATR/BPN, Dinas PUPR Prov. Kalteng, Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan Prov. Kalteng, dan Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya atau BMKG.

Dalam laporannya, Sekretaris Daerah (Sekda) Nuryakin menyampaikan, rincian alokasi dana TKD di Prov. Kalteng termasuk kabupaten/kota berjumlah sebesar Rp 20,692 Triliun. Terdiri dari Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp 9,599 Triliun, Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik sebesar Rp 1,402 Triliun, DAK Non Fisik sebesar Rp 2 Triliun, Dana Insentif Fiskal sebesar Rp 88,332 Miliar, Dana Bagi Hasil (DBH) sebesar Rp 6,381 Triliun, Hibah Daerah sebesar Rp 3,153 Miliar dan Dana Desa sebesar Rp 1,216 Triliun.

Kemudian untuk total Alokasi Dana APBN yang dikelola melalui DIPA Kantor Pusat (KP) dan DIPA Kantor Daerah (KD) sebesar Rp 6,16 Triliun. Terdiri dari DIPA KP sebesar Rp 1,628 Triliun dan DIPA KD sebesar Rp 4,532 Triliun.

Sedangkan Total Alokasi Dana APBN yang dikelola oleh Pemerintah Daerah provinsi/kabupaten/kota melalui DIPA Dekonsentrasu (DK) dan Tugas Pembantuan sebesar Rp 229 Miliar. Terdiri dari DIPA DK sebesar Rp 40,05 Miliar dan DIPA Tugas Pembantuan provinsi/kabupaten/kota sebesar Rp 189,92 Miliar.

“Penyerahan DIPA dan TKD ini menjadi langkah awal yang penting dan strategis tentunya untuk menunjang pelaksanaan program dan kegiatan di tahun 2023. Kita dapat memulai kegiatan yang telah diprogramkan untuk pembangunan yang lebih baik lagi dari tahun-tahun sebelumnya. Semoga pelaksanaan program/kegiatan di tahun 2023 dapat berjalan maksimal dan manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat,” harap Nuryakin.

Sementara itu Gubernur Kalteng Sugianto Sabran dalam arahannya mengatakan, pelaksanaan APBN 2023 dapat segera dilakukan lebih awal sehingga dapat membantu mempercepat pemulihan ekonomi dan stimulus perekonomian di daerah terlebih untuk penanganan inflasi di daerah dan untuk peningkatan pelayanan publik, tentunya dengan tetap menjaga akuntabilitas, transparansi dan tata kelola yang baik.

Seiring dengan pertumbuhan ekonomi di Kalteng yang semakin membaik, juga harus diimbangi dengan penanganan inflasi. Maka dari itu, inflasi yang ditangani oleh Pemprov Kalteng ialah memperkuat ketahanan pangan Kalteng. Gubernur juga meminta kepada kabupaten untuk punya kemauan dalam menganggarkan ketahanan pangan agar tidak terjadi inflasi.

“Ketahanan pangan saat ini sangat dibutuhkan. Jadi saya minta paling tidak ketahanan pangan dapat dianggarkan paling tidak 10-45% tahun 2023. Kita harapkan inflasi akan membaik dengan penyesuaian kebijakan moneter. Kendati demikian, ditengah optomisme ini harus disertai dengan kewaspadaan akan segala tantangan dan ketidakstabilan yang sewaktu-waktu dapat terjadi. Sejak 2022 ini, kita telah bersama-sama mengerahkan segala upaya untuk menjaga inflasi agar tetap terkendali,” pungkasnya. (pra)

Related Articles

Back to top button