Berita

Gubernur Targetkan Inflasi di Bawah Tiga Persen

Tidak Hanya Provinsi Yang Bergerak, Tapi Seluruh Daerah

“Untuk ketahanan pangan, saya perintahkan sekda mencari lahan, nanti kita akan lakukan penanaman perdana di lahan seluas 50 hektare, ini lahan milik provinsi, nanti akan di tanam beberapa kebutuhan pangan, di usahakan agar komoditas yang di tanam dapat hidup dan membuahkan hasil,” jelasnya.

Hal ini sebagai langkah awal, bagaimana nantinya kebutuhan komoditas pangan seperti bawang dan cabai tidak lagi di datangkan dari luar Kalteng. Sebaliknya bisa mandiri untuk ketahahan pangan, sehingga ke depan tidak lagi terjadi inflasi.

“Saya juga minta kabupaten/kota siapkan lahan untuk program ketahanan pangan. Tidak hanya provinsi yang bergerak, tapi seluruh daerah, agar tidak terjadi inflasi di desa-desa,” tegasnya. Persoalan inflasi ini memang harus menjadi perhatian serius. Tercatat ada kenaikan inflasi di Kota Palangka Raya dan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur.

Dua daerah ini menjadi sampel untuk Kalteng karena merupakan daerah dengan perputaran uang yang cukup tinggi. Meski demikian, bukan berarti di daerah lain tidak terdapat kenaikan. “Ini harus segera di tangani, saat ini inflasi Kalteng berada di angka enam hampir tujuh persen. Jika tidak secepatnya di tangani. Maka pada Desember nanti sangat mungkin inflasi akan naik ke angka delapan hingga Sembilan persen,” pungkasnya. (abw/ce/ala)

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Back to top button