DISKOMINFOSANTIK KALTENG

Sri Widanarni Konsisten Hadiri Car Free Night Huma Betang Night, Dukung Pelestarian Kearifan Lokal Kalteng

PALANGKA RAYA, Kalteng.co — Kegiatan Car Free Night bertajuk Huma Betang Night kembali digelar di Kota Palangka Raya pada Sabtu malam, 12 Juli 2025. Memasuki pekan ke-5 pelaksanaannya, kegiatan ini terus menyedot antusiasme masyarakat dan pejabat daerah, termasuk Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalimantan Tengah, Sri Widanarni, S.I.P., M.Si, yang secara konsisten hadir mendukung acara ini.

Huma Betang Night menjadi ruang publik yang dirancang untuk memperkuat nilai-nilai kearifan lokal Kalimantan Tengah, khususnya filosofi Huma Betang, yang menjunjung tinggi kebersamaan, toleransi, dan persatuan dalam keberagaman. Konsep kegiatan ini juga selaras dengan upaya Gubernur menjaga lingkungan dan memperkuat rasa cinta tanah air dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dalam keterangannya, Sri Widanarni menyampaikan bahwa kehadirannya setiap pekan bukan hanya bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya lokal, tetapi juga bentuk nyata sebagai aparatur pemerintah dalam merespons positif inisiatif yang memperkuat identitas daerah.

“Car Free Night Huma Betang Night bukan sekadar acara seremonial. Ini adalah momentum kita bersama untuk menghidupkan kembali nilai-nilai luhur masyarakat Kalimantan Tengah yang mulai tergerus zaman. Semangat Huma Betang itu harus kita rawat dan tularkan kepada generasi muda,” ujar Sri Widanarni.

Ia juga menambahkan bahwa keikutsertaan masyarakat yang semakin besar dari pekan ke pekan menunjukkan bahwa program ini berhasil menyentuh hati publik. “Saya melihat langsung bagaimana masyarakat menikmati suasana sembari menikmati seni budaya lokal. Ini ruang publik yang positif, sehat, dan penuh nilai edukatif,” tambahnya.

Kegiatan Huma Betang Night yang dipusatkan di tengah keramaian ibu kota ini juga menjadi ajang promosi produk lokal, pertunjukan seni budaya Dayak, hingga kampanye ramah lingkungan dan hidup sehat. 

Ke depan, Dinas Kelautan dan Perikanan juga berencana menjajaki kolaborasi dengan pihak penyelenggara untuk menghadirkan edukasi tentang potensi sumber daya perairan Kalteng dalam bentuk yang menarik bagi pengunjung.

“Kegiatan ini punya potensi besar untuk dikembangkan menjadi agenda wisata budaya dan edukatif. Kami dari Dislutkan akan mendukung penuh apabila ke depan ada ruang untuk menampilkan potensi sektor kelautan dan perikanan di momen seperti ini,” pungkas Sri Widanarni. (pra)

EDITOR : TOPAN

Related Articles

Back to top button