Hari Primata Indonesia 2024; Owa Bilou Endemik Mentawai Terancam Punah

Tentu, lanjutnya, upaya pelestarian primata ini memerlukan kerjasama multipihak. Setiap pihak memiliki peran penting dalam menjaga dan melestarikan primata beserta habitatnya.
“Setiap pihak memiliki peran penting untuk menjaga dan melestarikan primata kita yang luar biasa ini,” ujar Didik.

Untuk meramaikan Hari Primata Indonesia 2024, owa bilou (Hylobates klossii) dipilih sebagai ikon. Owa bilou atau owa mentawai adalah salah satu primata endemik yang hanya dapat ditemukan di Kepulauan Mentawai, seperti Pulau Siberut, Sipora, Pagai Utara dan Pagai selatan.
Ketua Swaraowa, Arif Setiawan mengajak kita semua untuk terus menyuarakan upaya pelestarian primata Indonesia dan habitat aslinya, khususnya untuk jenis owa bilou.
“Bilou adalah salah satu dari 9 jenis owa Indonesia yang hanya ada di kepulauan. Hilangnya hutan dan perburuan adalah ancaman serius untuk bilou di Kepulauan Mentawai,” ujarnya.
Owa bilou, lanjutnya, mempunyai nilai penting secara budaya di Mentawai. Arif menuturkan bahwa Memperkuat perlindungan hutan sebagai bagian dari adat dan budaya Mentawai dapat di lakukan salah satunya dengan aktif berkomunikasi, berjejaring dan berkolaborasi dengan komunitas-komunitas lokal di kepulauan Mentawai. Memberikan dukungan untuk inisiasi-inisiasi konservasi di Mentawai, meskipun kecil ini sangat besar artinya untuk masa depan Bilou dan pelestarian budaya di Kepulauan Mentawai,“ tutupnya. (*/tur)



