Hotel Neo Palangka Raya Hadirkan “Selera Ramadhan”, Sajian Buka Puasa Kaya Cita Rasa Lokal

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Hotel Neo Palangka Raya kembali menghadirkan program berbuka puasa spesial dengan konsep kuliner khas Nusantara yang dikemas modern dan berkelas.
Mengusung tema “Sajian Enak Lidah Nusantara Ramadhan” atau “Selera Ramadhan”, hotel ini menawarkan pengalaman berbuka puasa yang tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga menggugah selera dan sarat nilai budaya.
Program berbuka puasa ini menjadi bagian dari strategi Hotel Neo Palangka Raya dalam menangkap peluang bisnis Ramadhan, sekaligus memperkuat posisinya sebagai hotel yang adaptif terhadap kebutuhan pasar lokal. Beragam menu khas dari berbagai daerah di Indonesia disajikan secara bergantian setiap hari, dengan penekanan pada kuliner Kalimantan yang autentik.
Beberapa menu andalan yang disiapkan antara lain Ayam Masak Bambu, Mandai Goreng, Coto Manggala, Soto Betawi, serta aneka hidangan pendamping, takjil tradisional, dan minuman segar khas Ramadhan. Pergantian menu harian ini dihadirkan untuk memberikan variasi rasa, sehingga tamu tidak merasa jenuh meski datang berkali-kali selama bulan puasa.
Dari sisi harga, Hotel Neo Palangka Raya menawarkan paket yang kompetitif dan ramah di kantong. Untuk satu orang (per pax), pengunjung dikenakan tarif Rp125.000. Menariknya, tersedia promo beli 10 pax gratis 1 pax, serta harga spesial Rp100.000 per pax bagi tamu yang melakukan pre-order (PO). Kebijakan ini dinilai strategis untuk menarik pemesanan kelompok, baik dari keluarga besar, komunitas, hingga instansi dan perusahaan.
Tak hanya itu, Hotel Neo Palangka Raya juga memberikan perhatian khusus bagi keluarga yang membawa anak-anak. Anak usia di bawah 5 tahun tidak dikenakan biaya, sementara anak usia 5 hingga 10 tahun hanya dikenakan 50 persen dari harga normal, menjadikan program ini semakin inklusif dan family friendly.
General Manager Hotel Neo Palangka Raya, Prima Firmana, menjelaskan, bahwa pemilihan tema Selera Ramadhan bukan tanpa alasan. Menurutnya, Palangka Raya sebagai ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah merupakan kota yang dihuni oleh beragam suku, budaya, dan latar belakang masyarakat.
“Kami memilih tema Selera Ramadhan karena Kalimantan Tengah, khususnya Kota Palangka Raya, adalah rumah bagi berbagai macam suku dan budaya. Melalui sajian berbuka puasa ini, kami ingin menghadirkan rasa kebersamaan dan keberagaman dalam satu meja makan,” ujar Prima Firmana, Senin (9/2/2026).
Ia menambahkan, program berbuka puasa Ramadhan ini tidak hanya menjadi layanan kuliner semata, tetapi juga bagian dari upaya Hotel Neo Palangka Raya untuk mendukung sektor pariwisata dan ekonomi kreatif lokal, khususnya melalui pengenalan kuliner khas daerah kepada masyarakat luas.
Dengan konsep yang matang, harga yang kompetitif, serta menu yang variatif, Hotel Neo Palangka Raya optimistis program Selera Ramadhan akan menjadi salah satu pilihan utama masyarakat Palangka Raya dan sekitarnya untuk menikmati momen berbuka puasa selama Ramadhan 1447 H. (pra)



