BeritaKALTENGNASIONALUtama

Intensitas Hujan di Wilayah Kalteng Masih Tinggi, Ini Penjelasan BMKG

KALTENG,CO-Musim kemarau di Indonesia umumnya terjadi pada bulan Juli dan Agustus. Namun, pada kenyataannya, hujan masih turun di beberapa daerah pada periode tersebut. Sebagaimana yang juga terjadi di wilayah Provinsi Kalteng.

Dalam beberapa pekan belakangan, intensitas hujan masih cukup tinggi. Hal ini menimbulkan pertanyaan di masyarakat, apa yang menyebabkan hujan turun di musim kemarau?

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena hujan di musim kemarau ini disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu:

https://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.co

1. Dinamika Atmosfer Skala Regional-Global

https://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.cohttps://kalteng.co

Aktivitas fenomena Madden Julian Oscillation (MJO), Gelombang Kelvin, dan Rossby Equatorial di sebagian besar wilayah Indonesia memicu dinamika cuaca yang berakibat turunnya hujan.

2. Suhu Muka Laut yang Hangat

Suhu muka laut yang hangat pada perairan di sekitar Indonesia berkontribusi dalam pembentukan awan hujan.

3. Kombinasi Fenomena Cuaca

Meskipun intensitas hujan saat musim kemarau umumnya rendah, hujan intensitas sedang hingga tinggi bisa terjadi jika ada kombinasi pengaruh dari fenomena-fenomena cuaca tersebut.

Dampak Hujan di Musim Kemarau

Hujan di musim kemarau dapat menimbulkan beberapa dampak, antara lain:

  • Banjir: Hujan lebat dapat menyebabkan banjir, terutama di wilayah perbukitan, dataran tinggi, dan sepanjang daerah aliran sungai.
  • Longsor: Hujan lebat juga dapat memicu longsor di daerah-daerah yang rawan.
  • Banjir Bandang: Kombinasi hujan lebat dan drainase yang buruk dapat menyebabkan banjir bandang.

Imbauan BMKG

BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan lebat dan bencana hidrometeorologi di musim kemarau ini. Berikut beberapa imbauan dari BMKG:

  • Waspadai Hujan Lebat: Perhatikan informasi prakiraan cuaca dari BMKG dan waspadai potensi hujan lebat di wilayah Anda.
  • Siapkan Diri untuk Bencana: Pelajari cara evakuasi diri dan keluarga Anda jika terjadi bencana hidrometeorologi.
  • Hemat Air: Manfaatkan waktu saat hujan untuk menabung air dan gunakan air

Hujan di musim kemarau adalah fenomena yang wajar terjadi akibat dinamika atmosfer. Meskipun intensitasnya umumnya rendah, masyarakat tetap diimbau untuk waspada terhadap potensi hujan lebat dan bencana hidrometeorologi. Manfaatkan waktu saat hujan untuk menabung air dan gunakan air secara bijak.

1 2Laman berikutnya

Related Articles

Back to top button