Investasi di Mura Berperan Tekan Angka Pengangguran

Investasi di Mura
SAMBUTAN : Bupati Mura Drs Perdie M Yoseph MA saat membuka kegiatan bintalsik di wilayah Kecamatan Laung Tuhup, Kamis (23/9/2021).

PURUK CAHU, Kalteng.co – Investasi di Mura Berperan Tekan Angka Pengangguran. Sehingga sangat di perlukan atau bisa di bilang vital membantu pemerintah daerah dalam upaya menekan angka pengangguran di Kabupaten Murung Raya (Mura).

Cukup banyaknya perusahan baik kayu log maupun tambang batu bara di wilayah Mura, menurut Bupati Mura Drs Perdie M Yoseph MA mampu membantu merealisasikan hal ini, namun tentu yang menjadi perhatian saat ini adalah peningkatan sumber daya manusianya (SDM) dari masyarakat.

Hal ini di sampikan Perdie saat membuka secara resmi kegiatan Pelatihan Bintalsik Program Green Operator (GO) dan Green Mechanic (GM) yang di gelar salah satu perusahaan tambang yang beroperasi di wilayah Kecamatan Laung Tuhup, Kamis (23/9/2021).

Pelatihan tersebut sebagai salah satu program dalam rangka pemberdayaan masyarakat dalam lingkar tambang, yang meliputi sebanyak 17 desa binaan sebagai wujud nyata untuk turut serta meningkatkan kualitas dan kompetensi sumber daya masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Bupati menyebutkan, pemerintah terus berupaya membuat berbagai kebijakan dan program dalam rangka mengurangi tingginya tingkat pengangguran yang ada di Kabupaten Mura.

Baca Juga:  Jakarta Tuan Rumah Formula E 2022, Berdasarkan Keputusan FIA World Motor Sport Council

Selain itu, lanjutnya, Pemerintah juga telah membuka berbagai program dan kegiatan melalui balai pelatihan dengan maksud dan tujuan agar dapat membuka akses bagi para pengangguran untuk dapat di latih dan di berdayakan.

Sehingga sasaran pemerintah bertujuan dapat menciptakan peluang kerja dan persaingan dalam berbagai potensi usaha.

“Pelatihan ini tentu berorientasi agar masyarakat di wilayah lingkar tambang dapat memiliki atau kemampuan serta dapat berpotensi untuk memiliki kompetensi yang tinggi dan luas, cakap, handal serta terampil dalam menghadapi persaingan kerja dan persaingan global di masa yang akan datang,” kata Perdie.

Baca Juga:  Kemajuan Teknologi Mengancam Profesi Guru

Ia berharap, melalui adanya pelatihan ini masyarakat dapat pula mengerti, memahami serta berperan secara optimal dalam rangka peningkatan kesejahteraan bagi keluarga yang terdapat di beberapa desa binaan dalam lingkar tambang.

Untuk diketahui, sebanyak 61 peserta yang mengikuti pelatihan tersebut yang terdiri dari putra dan putri terbaik dari beberapa desa di Kecamatan Laung Tuhup.

Hadir dalam mendampingi Bupati Mura, Kepala Dis nakertransmigrasi, H. Pajarudinoor, Wakil Ketua II DPRD Mura, Rahmanto Muhidin, Camat Laung Tuhup, Supriadi Usup, Kapolsek Laung Tuhup, Ipda Lubis, Danramil Laung Tuhup serta manajemen dari beberapa perusahaan tambang di wilayah kecamatan laung tuhup. (tur)